
Pemprov Sulsel beri beasiswa kepada anak korban kapal tenggelam di perairan Pangkep

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan beasiswa untuk anak korban insiden kapal tenggelam yang terjadi di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Desember 2025.
Stafsus Gubernur Sulsel Achmad Hidayat dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan bantuan tersebut mencakup pembiayaan pendidikan penuh bagi Usaid mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga lulus SMA di sekolah swasta pilihannya.
“Alhamdulillah, beasiswa ini merupakan bentuk perhatian dan tindak lanjut arahan Bapak Gubernur kepada keluarga korban untuk memastikan anak-anak yang ditinggalkan tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” katanya saat penyerahan beasiswa kepada Usaid bin Imran di Kabupaten Gowa.
Usaid merupakan anak dari almarhum Imran, aktivis Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, yang menjadi korban dalam kecelakaan kapal tersebut.
“Tentu kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga serta menjadi penyemangat bagi ananda Usaid untuk terus belajar dan meraih cita-citanya,” ucap Ahmad Hidayat.
Sebelumnya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga telah menyerahkan bantuan donasi kepada keluarga atau ahli waris tiga korban insiden kapal tenggelam di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar pada 3 Januari 2026).
Selain bantuan donasi, Pemprov Sulsel berkomitmen memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa bagi anak-anak korban sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
