Logo Header Antaranews Makassar

Makassar masuk 10 daerah teraktif pendataan Perlinsos digital, benarkah?

Selasa, 1 September 2026 19:35 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat rapat koordinasi dengan jajarannya serta para camat dan lurah dalam membahas perkembangan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Makassar, Selasa (1/9/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam 10 daerah teraktif dalam pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai wilayah uji coba Program Perlinsos Digital.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa, kembali mengingatkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk serius mengawal keberadaan Agen Perlinsos (Perlindungan Sosial) yang bertugas membantu masyarakat melakukan pendaftaran serta memperbarui data pada Portal Perlinsos Digital.

"Ini menjadi contoh di Indonesia, Makassar salah satunya masuk di Indonesia. Progres pendataan Perlindungan Sosial Digital di Kota Makassar menunjukkan perkembangan signifikan," ujarnya.

Dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga minggu setelah dilakukan penguatan teknis pendataan, lanjutnya, posisi Makassar naik dari peringkat 38 menjadi peringkat 20 dari 43 kabupaten/kota yang mengikuti piloting nasional.

Wali kota mengingatkan jajarannya untuk serius mengawal keberadaan Agen Perlinsos (Perlindungan Sosial) yang bertugas membantu masyarakat melakukan pendaftaran serta memperbarui data pada Portal Perlinsos Digital.

Ia menegaskan validitas data menjadi hal penting dalam pelaksanaan program tersebut. Terlebih Kota Makassar resmi menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai wilayah uji coba Program Perlinsos Digital.

"Keberadaan Agen Perlinsos atau Agen Perisai harus dioptimalkan hingga ke tingkat kelurahan, RT dan RW, agar masyarakat memperoleh akses yang mudah dalam proses pendaftaran maupun pemutakhiran data perlindungan sosial," katanya.

Ia meminta para camat dan lurah memastikan Agen Perisai yang telah dibentuk benar-benar aktif membantu masyarakat dan tidak sekadar tercatat secara administratif.

Munafri juga menyebut skema Agen Perisai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menjalankannya.

Ia menilai program tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan sosial, sekaligus memastikan data yang masuk ke dalam sistem pemerintah benar-benar akurat dan mutakhir.

Karena itu Munafri meminta seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pengawasan secara aktif.

"Kita berharap pelaksanaan piloting Perlinsos Digital di Makassar dapat berjalan optimal dan menjadi model yang menunjukkan kesiapan pemerintah berbasis data yang lebih akurat, mudah diakses, dan tepat sasaran," ucapnya.

Menurutnya, keterlibatan hingga tingkat RT dan RW menjadi penting agar proses pemutakhiran data dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

"Ini paling penting karena sudah mulai turun sampai di tingkat RT dan RW. Tadi saya sampaikan ini satu-satunya di Indonesia," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026