
123 kepala desa tanda tangani pakta integritas

"Kepala desa diminta membaca berulang kali sebelum menandatangani pakta integritas...
Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 123 kepala desa di Gorontalo Utara menandatangani pakta integritas dalam rangka peningkatan pelayanan, serta memaksimalkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di tingkat desa.
Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin, di Gorontalo, Senin, mengatakan, pakta integritas akan menjadi pedoman pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Sembilan poin yang wajib dilakukan diantaranya, tunduk dan taat terhadap sumpah dan janji dengan menjaga kehormatan, harkat dan martabat sebagai kepala desa. Serta menjadikan kesederhanaan sebagai prinsip hidup dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Mendukung penuh 10 program gratis yang direalisasikan pemerintah daerah dan pro aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, tidak terlibat dalam perbuatan tercela.
Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap atau hadiah dalam bentuk lain yang tidak sesuai dengan ketentuan, bersikap transparan, jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.
Bupati mengatakan, kepala desa diharapkan tidak melanggar pakta integritas yang telah ditandatangani, sebab konsekuensi hukumnya pasti sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Kepala desa diminta membaca berulang kali sebelum menandatangani pakta integritas, agar dapat memahami dan menghayati isinya sehingga menjadikannya sebagai dasar dalam melaksanakan tugas," ujar bupati.
Syahruddin Takula, kepala desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, mengaku sepakat dengan langkah pemerintah daerah mewajibkan pihaknya menandatangani pakta integritas.
"Ini adalah 'pagar' bagi kami dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya sebagai kepala desa," ujarnya.
Sudah pasti, kata Syahruddin, bila tidak mampu menjalankannya, maka harus bersedia mengundurkan diri atau meletakkan jabatan secara sadar.
Penandatanganan pakta integritas tersebut ikut disaksikan Wakil bupati Roni Imran, Ketua DPRD Nurjanah Yusuf dan anggota lainnya, serta kepala BPM-Pemdes Abdullah Bakary. J. Tarigan
Pewarta : Susanti Sako
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
