Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot jamin ketersediaan daging aman hingga Lebaran

Senin, 15 Juni 2015 23:13 WIB
Image Print
Ilustrasi daging (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
"Kami selalu belajar dari engalaman sebelumnya dan juga kami sudah melakukan pemantauan ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjamin ketersediaan daging akan aman selama Ramadhan hingga Lebaran 436 Hijriah.

"Kami selalu belajar dari engalaman sebelumnya dan juga kami sudah melakukan pemantauan ke pasar-pasar serta mendata stok hewan ternak yang akan disembelih," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Perternakan (DKP3) Kota Makassar Rahman Bando, Senin.

Dia mengakui pada Ramadhan khususnya pada awal bulan, konsumsi daging oleh masyarakat yang sedang menunaikan ibadah puasa memang meningkat.

Namun peningkatan konsumsi itu dianggapnya tidak melampaui angka yang cukup signifikan dan masih bisa diantisipasi oleh pemerintah kota bersama asosiasi pemotong hewan.

Bahkan Rahman Bando mengungkapkan, hingga kini suplai daging di kota Makassar masih aman, tingkat konsumsi juga masih dalam ambang batas normal.

"Kalau sekarang masih normal, biasanya peningkatannya cukup signifikan menjelang lebaran. Kalau di ramadan perubahannya belum cukup sigbnifikan," terangnya.

Rahman Bando yang ditemui di DPRD Makassar menyebutkan, kebutuhan daging masyarakat Makassar per harinya bisa mencapai 40 hingga 50 ekor sapi, jumlah ini diprediksi meningkat 30 hingga 40 persen saat jelang idul fitri.

Sebelumnya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan terus memantau kondisi pasar menjelang bulan puasa Ramadhan 1436 Hijriah yang jatuh mulai sekitar pertengahan Juni ini.

"Kami berkoordinasi dengan semua pihak yang berkepentingan untuk melakukan pemantauan sekaligus mengawasi harga-harga kebutuhan di pasaran," kata Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI.

Dia mengatakan, TPID berkoordinasi dengan Bulog, Pertamina, agen dan distributor untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok serta elpiji tiga kilogram di pasaran aman.

"Kami dan Bulog memastikan bahwa persediaan beras dan gula pasir tetap cukup untuk mememuhi kebutuhan masyarakat, bahkan pada saat permintaan naik," katanya.

Demikian juga dengan para agen dan distributor diingatkan untuk menjaga ketersediaan gula, beras, minyak goreng, susu dan mentega jangan sampai kurang atau ditimbun.

Menurut Deng Ical sapaan akrabnya itu, kalau dengan Pertamina TPID Makassar berkoordinasi agar persediaan elpiji tiga kilogram jangan sampai langka di pasaran, karena memang sangat dibutuhkan warga saat ini.

"Pokoknya kita akan berupaya, agar kebutuhan pokok aman saat saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah tidak diusik oleh hal-hal itu," kata Deng Ical.

Selain itu, dia juga mengatakan secepatnya akan menggelar rapat koordinasi dalam pekan ini untuk memastikan bahan kebutuhan pokok semua aman dan tersedia di pasaran serta harga tetap stabil.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026