Logo Header Antaranews Makassar

"Lorong garden" Makassar diusulkan jadi program nasional

Selasa, 16 Juni 2015 14:37 WIB
Image Print
"Syukurlah, Lorong Garden direncanakan masuk dalam program pemerintah pusat...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar mengusulkan program Lorong Garden agar menjadi program nasional mengingat inovasi itu mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat.

"Syukurlah, Lorong Garden direncanakan masuk dalam program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Mentan) yang dipimpin Amran Sulaiman yang juga orang Sulawesi Selatan," kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di acara getar 1.000 Lorong Garden di Anjungan Pantai Losari, Selasa.

Menurut dia program yang dicanangkan bersama Wakilnya Syamsu Rizal MI adalah sesuatu hal yang baru dan bisa dimasukkan dalam agenda program secara nasional untuk diterapkan di sejumlah daerah.

"Saya saat mendampingi pak Menteri Pertanian Amran Sulaiman di pasar tradisional lalu memantau harga sembako, kata dia memuji program Longgar (Lorong Garden). Beliau mengusulkan akan dimasukkan dalam program pusat," ujarnya disambut tepukan tangan kader Longgar.

Pria disapa akrab Danny Pomanto itu juga mengemukakan bahwan program yang digagasnya mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulsel dengan menyediakan bibit tanaman untuk di tanam di lorong-lorong Kota Makassar.

"Kami diminta menyiapkan kader dan wadah untuk bibit itu. Dan kita siap, apalagi saat ini lorong kita sudah bergerak dalam mendukung program Longgar dan sudah lorong yang berhasil," paparnya.

Program Lorong Garden ini, jelasnya, memanfaatkan lorong di sejumlah wilayah kecamatan untuk menjadi lebih produktif.

Untuk itu diupayakan lorong menjadi hijau dan bersih dengan menanam berbagai tanaman seperti sayur, tomat dan cabai.

"Saya sudah mengunjungi beberapa lorong yang berhasil memanen cabai, terong tomat dan jenis sayuran lainnya. Ini membuktikan keseriusan pemkot dalam pengembangan lorong menjadi lebih asri dan bermanfaat," tambahnya.

Kegiatan Getar 1.000 Lorong Garden dilaksanakan Kantor Ketahanan Pangan Kota Makassar dan dihadiri para kader Longgar di 14 kecamatan se Makassar, SKPD, camat dan lurah.

Selain itu langkah selanjutnya akan membuat badan usaha untuk program Lorong Garden tersebut sehingga hasil tanaman dapat dipasarkan untuk memberikan nilai ekonomi bagi warga khususnya ibu rumah tangga yang banyak mengelola Longgar.

Sebelumnya, Lorong Garden juga menyita perhatian PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) VII Sulawesi dengan meluncurkan program Lorong Garden Pertamina (LGP) di gedung Prima XP, Kantor Unit Pertamina MOR VII, jalan Garuda, pada Senin 15 Juni 2015.

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu kemudian menggandeng Pemkot Makassar dengan melibatkan kader Longgar yaitu perwakilan 14 lorong dari masing-masing kecamatan.

Selain itu para kader mendapat bantuan berupa peralatan penunjang kebersihan seperti alat kebersihan, tanaman hias dan lainnya dengan nilai Rp10 juta.

"Kami tetap memberikan pendampingan dengan melibatkan motivator lingkungan kepada 14 perwakilan lorong di kecamatan yang ada di Kota Makasar," kata Senior Supervisior External Relation Pertamina MOR VII Taufikurachman.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026