
Pemilik warung makan diminta tidak jualan

"Seluruh pemilik warung dan rumah makan di Mamuju diimbau agar dapat menutup sementara usahanya pada siang hari selama bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah ini...
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, meminta para pemilik warung dan rumah makan untuk tidak berjualan saat siang hari selama Ramadhan 1436 Hijriah.
"Seluruh pemilik warung dan rumah makan di Mamuju diimbau agar dapat menutup sementara usahanya pada siang hari selama bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah ini," kata Sekertaris Daerah Pemerintah Kabupaten Mamuju Habsi Wahid di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan pemilik warung dan rumah makan diminta menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan puasa, dengan tidak membuka usahanya saat siang hari karena akan mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.
"Silakan dibuka pada malam hari, tapi jangan di siang hari, karena itu akan mengganggu orang yang sedang berpuasa. Mari kita saling menghormati, menjaga toleransi, dan kerukunan sesama umat beragama yang sedang menjalankan ibadah puasa, dengan tidak berbuat sesuatu yang bisa mengganggu ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini," katanya.
Ia mengatakan masyarakat Mamuju yang non-muslim untuk dapat menghargai umat Islam yang sedang berpuasa, dengan tidak melakukan sesuatu yang bisa mengganggu ibadah puasa kaum muslim dan terus tercipta kerukunan beragama yang sudah berjalan dengan baik di daerah itu.
"Keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan ini harus dijaga dengan tidak berbuat sesuatu yang bisa merusak ketenangan, agar tercipta kerukunan dan toleransi masyarakat di daerah ini," katanya.
Ia juga meminta agar tempat hiburan malam (THM) tidak beroperasi selama Ramadhan untuk menghormati kaum muslim yang menjalankan ibadah.
"Kalau ada THM yang beroperasi harap ditindak aparat kepolisian," katanya.
Ia mengharapkan umat Islam memperbanyak amal ibadah selama bulan suci ini, baik ibadah sunnah maupun wajib, serta memperbanyak silaturahim, bersedekah kepada sesama, khususnya bagi mereka yang tidak mampu.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
