Logo Header Antaranews Makassar

KPU : Masyarakat bisa cek DPT melalui ponsel

Jumat, 23 Oktober 2015 15:19 WIB
Image Print
"Daftar pemilih sekarang sudah berada digenggaman karena KPU Pusat telah menciptakan aplikasi...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan masyarakat bisa memanfaatkan telepon genggam (Ponsel/HP) yang telah terkoneksi dengan internet untuk mengecek daftar pemilih pemilihan kepala daerah.

"Daftar pemilih sekarang sudah berada digenggaman karena KPU Pusat telah menciptakan aplikasi untuk memudahkan masyarakat mengecek daftar pemilih melalui ponsel yang bisa terkoneksi internet," kata Komisioner KPU Sulawesi Selatan Mardiana Rusli di Makassar, Jumat.

Ia menyebutkan, warga bisa mengklik alamat data pemilih di http://data.kpu.go.id/dpt2015.php untuk melihat apakah dirinya telah terdata sebagai pemilihan pada Pilkada serentak tahun ini atau belum.

Bagi warga di 11 kabupaten di Sulsel yang telah wajib pilih namun belum terdata di DPT, bisa melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan membawa kartu keluarga atau kartu tanda penduduk (KTP).

Dia mengungkapkan pada 15 Oktober lalu, pihaknya telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 2.574.615 pemilih. Jumlah ini pun masih akan berubah seiring dengan perkembangan waktu.

Ia meminta semua pihak untuk melaporkan ke KPU jika menemukan daftar pemilih ganda agar segera dibersihkan. Karena penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) ditetapkan sekitar tanggal 27-28 Oktober.

"Warga diminta berperan aktif untuk mengecek namanya dalam DPT tersebut. Jika masih belum terdaftar segera melapor ke PPS," kata Mardiana dari Divisi Data, Program dan Hubungan Antarlembaga.

Sedangkan data pemilih ganda yang ditemukan di dua kabupaten, yakni Toraja Utara dan Soppeng akan diperbaiki dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Dia mengaku KPU masih akan melakukan pertemuan dengan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan di 11 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada serentak.

"Kami masih menemukan pemilih ganda, tapi jumlah keseluruhannya saya belum tahu. Makanya, kita baru akan menggelar pertemuan lagi dengan Disdukcapil," katanya.

Mardiana mengungkapkan untuk sementara ini baru dua daerah yang melaporkan hasil temuannya yakni Kabupaten Soppeng dan Toraja Utara. Untuk Soppeng sebanyak 174 pemilih, sedangkan di Tana Toraja 32 pemilih.

Ia menyatakan tidak tertutup kemungkinan jumlah pemilih dalam DPT kembali bertambah atau berkurang karena pendataan pemilih masih bersifat dinamis.

"Bisa saja pemilih yang terdaftar sekarang dicabut karena pindah alamat atau meninggal dunia serta alasan lainnya. Semua pihak yakni partai politik (parpol) dan tokoh masyarakat memberi masukan untuk kesempurnaan DPT menjelang Pemilu 2014," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026