
Bupati Bantaeng lepas jalan sehat PKH 2015

Bantaeng, (Antara) - Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah, yang pada Sabtu (7/11) berulang tahun melepas peserta gerak jalan sehat Program Keluarga Harapan (PKH) 2015 Kabupaten Bantaeng di tribun Pantai Seruni.
Sebanyak 1.261 Keluarga Sangat Miskin (KSM) yang menjadi peserta dari enam kecamatan di Kabupaten Bantaeng sangat antusias meramaikan kegiatan jalan sehat yang diadakan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Jalan sehat tersebut sebagai salah satu rangkaian acara dalam memperingati Hari Jadi Bantaeng ke 761, Hari Kesehatan Nasional ke 51 dan HUT PKH Bantaeng yang pertama.
Nurdin Abdullah yang juga Sekjen Apkasi dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan PKH Jalan Sehat 2015 ini merupakan suatu inovasi luar biasa dari Dinas Sosial.
Diharapkan nantinya seiring dengan perkembangan Bantaeng, penerima PKH ini akan semakin berkurang, yang artinya bahwa kesejahteraan di Bantaeng semakin meningkat.
Nurdin mengingatkan masyarakat khususnya KSM PKH ini agar selalu optimis, apalagi kelak kawasan industri di Bantaeng membutuhkan banyak tenaga pekerja, yang seluruhnya telah didata oleh Dinsoskertrans Bantaeng.
Sementara itu, ketua pelaksana, Muhammad Nur Fajri mengungkapkan KSM di Bantaeng hanya sebesar satu persen atau paling sedikit dari seluruh jabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.
Yang awalnya KSM di Bantaeng berjumlah 1.767 dan saat ini telah mengalami penurunan menjadi 1.261 KSM yang saat ini menerima PKH dari Kementerian Sosial RI.
PKH adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi kewajibannya.
PKH diarahkan untuk membantu kelompok sangat miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan, selain memberikan kemampuan kepada keluarga untuk meningkatkan pengeluaran konsumsi.
Nur Fajri yang juga Pendamping PKH Kecamatan Bantaeng mengatakan PKH diharapkan dapat mengubah perilaku KSM untuk memeriksakan ibu hamil / nifas, Balita ke fasilitas kesehatan, dan mengirimkan anak ke sekolah dan fasilitas pendidikan.
"Dalam jangka panjang, PKH diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi. Dan itulah tugas kami selaku Pendamping PKH di setiap kecamatan di Bantaeng," katanya.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama antara Selaras Kabupaten Bantaeng / Dinsoskertrans bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kab. Bantaeng, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, dan Badan Amal Zakat Nasional Kab. Bantaeng terkait pemanfaatan UPT SPMKS Sipakatau (Selaras) dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kab Bantaeng.
Pelaksanaan PKH Jalan Sehat 2015 dihadiri sejumlah anggota DPRD Propinsi A. Sugiarty Mangun Karim, Alim Bahri L. Tana dan beberapa Kepala SKPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah.
Pelepasan PKH Jalan Sehat ini ditandai pengibaran bendera star oleh Andi Sugiaty Mangun Karim, yang juga mantan Ketua DPRD Bantaeng yang kini anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan di Makassar.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
