Logo Header Antaranews Makassar

Warga Sidrap di Sidrap Kesulitan Air Bersih

Kamis, 20 Agustus 2009 08:04 WIB
Image Print

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Warga di dua Desa Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kesulitan air bersih akibat kemarau tahun ini.

Warga Dua desa di Kecamatan Watang Pulu, Sidrap yang selama ini hampir satu bulan terakhir kesulitan mendapatkan air bersih tersebut masing-masing Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Amin, yang ditemui Kamis, mengaku bahwa selama hampir satu bulan terakhir warga dua desa tersebut harus antre mendapatkan air bersih pada malam hari.

" Tiap malam hari warga desa antre untuk mendapatkan air bersih dari beberapa sumber air di desa ini, karena kalau siang hari air tidak ada," keluh Amin.

Bahkan Amin mengaku kondisi ini sudah mulai dirasakan warga di dua desa tersebut sejak empat bulan terakhir.

Namun kondisi yang paling parah dihadapai warga sejak hampir sebulan terakhir. Sebab sebulan terakhir ini kata dia, kebutuhan air untuk masak sudah sangat sulit didapatkan.

Amin menjelaskan antrean warga untuk mendapatkan air bersih tersebut lantaran pada siang hari, sumber air yang biasanya dijadikan sumber pengambilan air bersih oleh warga tidak mengeluarkan air.

"Malam baru ada air keluar, kalau siang tidak ada, makanya malamm hari baru banyak orang yang ambil air," kata Amin.

Terpisah Plt Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sidrap, Dr Haikal Ali SE yang ditemui di ruang kerjanya, mengaku baru mengetahui ada wilayah yang mengalami kekeringan.

Haikal mengaku pihaknya akan menyuplai air bersih ke dua desa yang dilanda kekeringan itu. Kita segera suplai air karena baru tahu kabar ini," kata Haikal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidrap ini juga menyampaikan bahwa persoalan air bersih tersebut memang sudah menjadi masalah tiap tahun. Bahkan sejumlah proyek untuk air bersih telah dialokasikan untuk daerah rawan kekeringan di Sidrap.

Untuk itulah sehingga Haikal berharap, proyek air bersih yang telah menelan anggaran tidak sedikit itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi solusi bagi masyarakat disaat kekeringan melanda Sidrap.

"Itu artinya ketika ada wilayah kena kekeringan, jangan langsung salahkan PDAM,karena sudah ada proyek pengadaan air bersih yang harus dimaksimalkan, " jelasnya.

Meski demikian mantan Kabag Perekonomian Sidrap ini mengaku untuk musim kemarau ini, PDAM siap menanggulangi kesulitan air bersih di daerah itu. Termasuk menyiapkan mobil tangki untuk menyuplai air bersih ke wilayah yang kesulitan air bersih.

(T.PSO-098/S016)