Logo Header Antaranews Makassar

Kementerian Perindustrian dukung Smart City Makassar

Senin, 14 Desember 2015 20:01 WIB
Image Print
"Potensi Makassar sangat besar, kami akan mengajak kementerian yang lain untuk membantu agar rumah software Makassar bisa langgeng dan ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kementerian Perindustrian mendukung upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan `Smart City atau kota pintar hingga mencapai pada level ideal.

"Potensi Makassar sangat besar, kami akan mengajak kementerian yang lain untuk membantu agar rumah software Makassar bisa langgeng dan smart city bisa terwujud," ujar Direktur Teknologi dan Informatika Kemenperin Ignatius Warsito di Makassar, Senin.

Di sela `Kick Off` Rumah Software Indonesia Makassar Techno Park di jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan dilombakan membuat aplikasi mobile digital city untuk Makassar bersih.

"Kami akan terus membantu dan mengawal hingga terwujud sampai pada tataran ideal," ujar Warsito kepada wartawan di rumah pribadi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Ia menambahkan kini Makassar telah menjadi hub untuk Indonesia tengah dan timur bagi techno park berbasis telematika, software dan animasi.

Sementara dukungan terhadap Smart City juga diberikan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dwia Ariestina Pulubuhu dalam lomba tersebut.

Dirinya mengakui program Smart City Makassar telah memenuhi tiga prasyarat yakni, infrastruktur, software, dan dukungan komunitas digital,

"Unhas sebagai institusi mendukung apapun program yang digulirkan Pemkot Makassar, terkhusus Smart City, Pemkot Makassar telah berhasil memenuhi tiga prasyarat untuk mewujudkan Smart City, yaitu infrastruktur, aplikasi, dan komunitas," ungkap Dwia.

Sedangkan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi kota Makassar, Ismounandar, mengatakan kegiatan ini untuk mewujudkan Smart City, dan mendukung pencapaian Makassar dua kali tambah baik.

"Makassar Technopark menjadi inkubator berbagai penelitian yang bisa ditawarkan ke industri khususnya bidang teknologi informasi komunikasi sekaligus mendorong terciptanya sinergi antar berbagai pihak baik pemerintah, perbankan, perusahaan, dan masyarakat," tuturnya.

Selain kompetisi yang diikuti komunitas digital, kick off hari itu juga diisi dengan penandatanganan MoU antara Pemkot Makassar dan Unhas dalam bidang pembangunan kawasan sains dan teknologi (Technopark) Makassar.

Pada kompetisi itu dimenangkan secara berturut-turut juara I hingga V yakni Tim Alleki, Dream Team dengan aplikasi Baso, ADT Team dengan aplikasi Pintar Parkir, Tim eLisa, dan Ad Team dengan aplikasi Tangkasa Ekspres.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026