
Perbakin Sulsel gagal dapat tambahan tiket PON

"Para atlet yang kita turunkan gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan gagal menambah tiket PON 2016 setelah para atletnya tampil kurang maksimal pada kejuaraan nasional Jabar Terbuka sekaligus babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional, 16-20 Desember 2015.
Pelatih Tembak Sulsel, Amadin saat dihubungi dari Makassar, Minggu, mengakui pihaknya bukan hanya gagal mendapatkan tambahan tiket PON namun juga tidak mampu merebut medali di ajang tersebut.
"Para atlet yang kita turunkan gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami tentunya akan kembali melakukan evaluasi setelah tiba di Makassar," katanya.
Dengan kegagalan merebut tiket PON di kejuaraan Jabar terbuka 2015, maka Sulsel sejauh ini baru memastikan tujuh tiket PON yang telah diraih pada kejuaraan sebelumnya.
Tujuh atlet yang sudah mengamankan tiket PON 2016 itu masing-masing Andi Fajrin (air rifle match putra), Andi Sappewali (air rifle match putra) Andhika Bayangkara (nomor air pistol match putra)
Selain itu ada pula Firdana Bintara (air rifle match putri senior), Siti Rahma dinomor air rifle match putri junior, Refinda (nomor air rifle match putri) serta Sultan Sasmita yang lolos di dua nomor yakni air pistol match dan Soother fire.
Seluruh atlet berhak lolos setelah mendapatkan poin standar Minimum Qualification Score (MQS) yang menjadi syarat layak tidaknya atlet tampil di PON 2016 saat tampil di Kejurnas Awang Faroek Cup IV di Balikpapan, Kalimantan Timur, 31 Juli-4 Agustus 2015.
"Para atlet yang telah lolos PON juga tetap kita ikutkan meski juga gagal merebut medali. Untuk atlet lain yang belum lolos diantaranya Indah Suciati, Amirullah, dan Faisal," katanya.
Ketua Perbakin Sulsel sekaligus Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar, dalam acara pelepasan atlet sebelumnya berharap hasil terbaik di Jabar open 2015.
Kapolda juga optimistis puluhan atlet yang turut serta ini akan mampu berprestasi pada kancah nasional dan internasional karena para atlet tersebut merupakan atlet yang terlatih.
"Kontingen ini akan berlaga di kualifikasi Pra PON Jabar ke-19 di Cimahi, Jawa Barat (Jabar) dan akan membuat harum nama daerah dan organisasinya," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
