
Wali Kota Makassar target WTP 2016

"Target harus dipasang dan sejak dulu sampai saat ini Pemkot Makassar...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menargetkan bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun anggaran (TA) 2016.
"Target harus dipasang dan sejak dulu sampai saat ini Pemkot Makassar belum pernah sekalipun meraih WTP dan tahun depan sudah mulai kita target," kata Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu.
Dalam rapat konsolidasi penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2015 berbasis akrual dan langkah-langkah akhir 2015, wali kota bertekad untuk memperbaiki citra kota ini dengan meraih WTP.
Dia mengatakan, sejak dirinya bersama Syamsu Rizal memimpin Kota Makassar pada 8 Mei 2014, sejumlah perubahan dilakukannya demi perbaikan untuk menuju target pengelolaan keuangan yang lebih baik dengan meraih WTP.
Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto, mengakui pemerintahan sebelumnya juga sudah berupaya keras dan jalan untuk menuju ke arah yang lebih baik itu sudah dilakukannya.
"Kita terus berupaya agar pengelolaan keuangan semakin lebih baik pada tahun depan. Memang belum maksimal karena baru setahun berjalan dan Insya Allah ke depannya kita bisa lebih baik dari tahun ini," katanya.
Menurut dia, selama setahun terakhir ini telah banyak perubahan fundamental yang dilakukan oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) meski belum terlalu maksimal.
Dia mengatakan, bukti pemerintahan Kota Makassar sudah berada dalam jalur tepat adalah dengan adanya sejumlah penghargaan. Namun, kata dia, penghargaan akan datang dengan sendirinya jika segala sesuatunya berlangsung dengan baik.
"Meski kita telah berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan, ke depannya saya menargetkan laporan keuangan pemkot bisa mendapatkan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan," ucapnya.
Sebelumnya, Komisi A DPRD Makassar menemukan sejumlah fakta di lapangan mengenai banyaknya pengelolaan aset yang bermasalah sehingga Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto disebut hanya akan bermimpi jika ingin mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
"Hasil peninjauan sidak, ditemukan banyak fakta yang mengejutkan atas pengelolaan aset pemerintah. Kalau masih seperti ini caranya, wali kota bermimpi meraih WTP," ujar Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Rudianto Lallo.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
