
Polisi tembak residivis begal di Makassar

"Pelaku yang ditembak itu juga seorang residivis dan karena nekat melarikan diri...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Unit Reskrim Polsek Makassar memberikan tindakan tegas dengan menembak residivis pencurian dan kekerasan (begal) yang sering membuat resah masyarakat.
"Pelaku yang ditembak itu juga seorang residivis dan karena nekat melarikan diri saat ditunjukkan beberapa titik aksi dari begal itu," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar Kompol Andi Husnaeni di Makassar, Selasa.
Pelaku yang ditembak dua kali pada kakinya itu diketahui bernama Ramadhan alias Supriadi alias Edo (25) warga Jalan Dg Tata I. Pelaku saat diringkus juga sempat melakukan perlawanan.
Usai diringkus, anggota kemudian membawanya untuk menunjukkan beberapa lokasi tempatnya melakukan aksi pembegalan dengan menggunakan senjata tajam berupa parang serta anak panah itu.
Namun saat menunjukkan beberapa lokasi pada malam hari itu hingga ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pelaku berusaha melarikan diri dan sempat diberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali.
"Pengembangan sampai ke Kabupaten Gowa dan mungkin karena daerahnya agak sunyi dan sudah malam hari sehingga nekat melarikan diri. Tembakan peringatan tidak dihiraukan, akhirnya dilumpuhkan pada kakinya," katanya.
Tersangka, lanjut dia, merupakan residivis kasus jambret dan begal di beberapa tempat. Tahun 2009, tersangka pernah ditahan di Polres Pelabuhan Makassar.
Kemudian setahun berikutnya pada 2010 ditahan di Polsek Makassar dan pada 2011 kembali tertangkap dan ditahan di Polsek Bontoala pada kasus yang sama.
"Memang pelaku ini spesialisi jambret dan curas. Anggota akan melakukan pengembangan dan mencari rekan-rekannya yang lain," ujar Andi Husnaeni.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
