Logo Header Antaranews Makassar

Bupati Mamuju: Jangan ada sekat dampak pilkada

Kamis, 18 Februari 2016 05:25 WIB
Image Print
Perbedaan dukungan di Pilkada wajar terjadi di era demokrasi sekarang ini...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Bupati Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, H Habsi Wahid kembali mengingatkan agar jangan asa sekat-sekat dampak pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015.

"Perbedaan dukungan di Pilkada wajar terjadi di era demokrasi sekarang ini. Namun saya selaku kepala daerah yang baru saja dilantik tetap membuka diri untuk mengajak bersama membangun daerah Mamuju lima tahun ke depan," kata Habsi Wahid dalam acara silaturrahim dengan warga Mamuju, Rabu.

Menurut dia, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mewujudkan visi dan misi yang akan dituangkan dalam program kerja lima tahun ke depan.

Karena itu kata dia, perbedaan pandangan dan dukungan di Pilkada sudah berakhir dan saatnya bersama-sama dalam melaksanakan program kerja di masa depan.

"Kemenangan kami di Pilkada adalah kemenangan rakyat. Amanah yang telah diberikan oleh rakyat akan kami laksanakan," ungkap mantan sekda Mamuju selama 10 tahun ini.

Habsi juga menyebutkan, program kerakyatan akan tetap menjadi titik fokus utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

"Selama ini pemerintah Kabupaten Mamuju telah sukses meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan perkapita, mengurangi angka kemiskinan. Capaian itu akan kami tingkatkan lagi melalui penajaman program yang orientasinya untuk rakyat," ujar Habsi.

Termasuk peningkatan program layanan pendidikan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang ada di Mamuju.

"Program pendidikan gratis akan kami wujudkan, termasuk bantuan seragam sekolah bagi masyarakat tidak mampu serta bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi," ucap Habsi.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026