Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel seleksi atlet melalui kejurda

Kamis, 18 Februari 2016 14:40 WIB
Image Print
Kami buka pintu selebar mungkin bagi setiap atlet untuk memperlihatkan kualitasnya...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Federasi Karate-do Indonesia Sulawesi Selatan akan menyeleksi atlet untuk persiapan Piala Kasad melalui kejuaraan daerah yang direncanakan di Makassar, Sulsel, Maret 2016.

Pelatih Karate Sulsel Mursalim Badoo di Makassar, Kamis, mengatakan sudah mengundang para karateka terbaik dari setiap perguruan dan daerah untuk bisa ambil bagian jika ingin mewakili Sulsel di kejuaraan nasional tersebut.

"Kami buka pintu selebar mungkin bagi setiap atlet untuk memperlihatkan kualitasnya. Atlet yang tampil sebagai yang terbaik dalam kejurda nanti tentunya diprioritaskan memperkuat Sulsel," ujarnya.

Untuk pelaksanaan kejurda 2016, kata dia, memang sengaja mengundang perguruan dan pengcab Forki di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Ia menjelaskan, untuk kejurda ini memang hanya diperuntukkan bagi atlet non pelatnas atau karateka yang telah memastikan diri lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

Hal ini, lanjut dia, dilakukan karena tim Sulsel memang hanya akan menurunkan atlet lapis kedua untuk menghadapi kejuaraan nasional (kejurnas) karate Piala Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di Jambi, April 2016.

Keputusan menurunkan tim pelapis sebagai bagian dari strategi timnya untuk menyembunyikan kemampuan tim utama yang akan diproyeksikan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

"Saya kira bukan hanya kita yang akan menurunkan tim lapis kedua, namun juga beberapa daerah juga melakukan hal serupa. Ini bagian dari strategi," jelasnya.

Meski mengandalkan tim lapis kedua,kata dia, namun bukan berarti Sulsel ingin melepas atau tidak berniat mempertahankan pencapaiannya di 2014 sebagai juara umum.

Dirinya mengaku jika kualitas lapis kedua dan utama tidak jauh berbeda. Artinya potensi untuk meraih hasil maksimal dan kembali mampu mempertahankan status juara umum Piala Kasad juga akan tetap terjaga.

Pelatih yang beberapa kali dipercaya menangani timnas Indonesia itu menjelaskan, Sulsel memiliki banyak atlet yang punya kualitas dan pengalaman di lapis kedua. Kondisi itu yang membuat pihaknya tetap optimistis meski hanya menurunkan tim pelapis.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026