Logo Header Antaranews Makassar

Tarif Kamar Hotel Berbintang Turun

Rabu, 26 Agustus 2009 09:17 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Taif kamar hotel berbintang di Makassar mengalami penurunan sekitar 10 persen selama bulan Ramadhan.

Sebagian besar hotel berbintang menurunkan harga kamarnya selama bulan puasa hingga sekitar 10 persen hingga akhir Ramadhan , kata Manager Marketing Communication, Hotel Clarion Makassar, Sutrayanti, di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, harga kamar jenis superior Rp400 ribu. Sedangkan untuk kamar jenis deluxe dihargai Rp450 ribu. "Harga normal untuk kamar superior Rp475 ribu dan untuk deluxe Rp500 ribu per malam," jelasnya.

Penurunan harga kamar juga diberlakukan di hotel bintang lainnya. Public Relation, Hotel Horison, Rani, mengatakan, harga kamar superior selama bulan puasa dipatok Rp400 ribu.

Fasilitas yang diberikan kepada tamu yang menginap selama bulan suci yaitu mendapatkan makan sahur dan ta'jil (makanan pembuka), khusus untuk yang menjalankan ibadah puasa. Sementara untuk tamu yang tidak berpuasa tetap medapatkan fasilitas sarapan.

Selain menurunkan harga kamar, kedua hotel berbintang ini juga menggelar program paket berbuka puasa untuk perorangan dan perusahaan-perusahaan.

Harga satu paket puasa untuk satu orang dikenakan biaya Rp70 ribu. "Jika ingin ditambah dengan ta'jil pemesan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp30 ribu," jelas Sutrayanti.

Sementara paket buka puasa di hotel lainnya dikenakan biaya Rp75 ribu sudah termasuk ta'jil. "Paket buka puasa kami seharga Rp75 ribu sudah termasuk dengan ta'jil, dengan jam pelayanan hingga pukul 21.00 wita," jelas Rani.

Selain untuk berbuka puasa, program ini dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan untuk melakukan pertemuan internal usai berbuka.

Keduanya mengaku sudah mulai menerima pesanan untuk berbuka puasa baik perorangan maupun perusahaan sejak hari ketiga dan keempat minggu pertama Ramadhan.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan, penurunan tarif tersebut adalah suatu cara yang dilakukan oleh hotel berbintang untuk mengatasi anjloknya tingkat hunian hotel yang terjadi di bulan suci Ramadhan.

(T.PSO-100/S016)