Logo Header Antaranews Makassar

Petugas Sensus Ekonomi diminta bekerja profesional

Senin, 21 Maret 2016 14:05 WIB
Image Print
Sensus Ekonomi 2016 (ANTARA News)
"Petugas yang tangguh, jujur, dan profesional akan menghasilkan data yang berkualitas...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo meminta agar petugas sensus ekonomi bekerja secara profesional untuk menghasilkan data Sensus Ekonomi yang berkualitas.

"Petugas yang tangguh, jujur, dan profesional akan menghasilkan data yang berkualitas. Jangan sampai ada data yang dikarang-karang yang hanya untuk memenuhi target. Kalau input datanya jelek, tidak mungkin hasilnya baik. Karena itu, perbaiki data," kata Syahrul dalam sambutannya pada Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016, di Makassar, Senin.

Syahrul menuturkan, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2016 ini sangat penting dan bermanfaat, bukan hanya bagi pemerintah atau pelaku usaha, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.

Data Sensus Ekonomi 2016 ini juga dapat memotret daya saing bisnis di Indonesia dan menentukan posisi perekonomian Indonesia di antara negara-negara di kawasan regional maupun internasional.

Hal ini, kata dia, menjadi penting mengingat bahwa saat ini Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang sudah barang tentu harus diantisipasi dan disikapi secara cermat dan cerdas.

"Dalam konteks ini, data Sensus Ekonomi 2016 menjadi sangat strategis dan krusial," ujarnya.

Sensus Ekonomi 2016, lanjut Syahrul, adalah kegiatan massif karena mencakup semua lapangan usaha, seluruh skala usaha kecuali sektor pertanian.

Secara nasional, sensus ini diperkirakan mencakup 24 juta usaha atau perusahaan, dan akan melibatkan 340 ribuan petugas yang direkrut berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.

"Kualitas para petugas harus benar-benar terjamin karena merekalah yang akan langsung berhadapan dengan para responden untuk mengumpulkan data," kata dia.

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, mengatakan, pihaknya menurunkan sekitar delapan ribu personil yang tersebar di 24 kabupaten dan kota, untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2016.

Personil tersebut meliputi petugas pencacah lapangan, pengawas, instruktur daerah, dan instruktur nasional secara berjenjang.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026