Logo Header Antaranews Makassar

PLN jamin tidak ada pemadaman perayaan Paskah

Kamis, 24 Maret 2016 15:39 WIB
Image Print
"Kami jamin saat perayaan Paskah tidak akan ada pemadaman karena saat ini PLN Suluttenggo telah mengalami surplus listrik," kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan di Manado, Kamis.

Manado (ANTARA Sulsel) - PT Perusahaan Listrik Negara Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) menjamin tidak ada pemadaman listrik saat perayaan Jumat Agung dan Paskah tahun 2016 bertepatan libur wafat Isa Al Masih, Jumat (25/3).

"Kami jamin saat perayaan Paskah tidak akan ada pemadaman karena saat ini PLN Suluttenggo telah mengalami surplus listrik," kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan di Manado, Kamis.

Dia mengatakan sesuai estimasi sejak hari Kamis (24/3) hingga perayaan Paskah ke dua, Senin (28/3) beban puncak sampai 332 MW dan daya salur hingga mencapai 340 MW.

"Dengan adanya daya salur yang sebesar itu, diharapkan mampu mengover hingga beban puncaknya," katanya.

Apalagi, katanya, saat perayaam Paskah, kantor pemerintahan dan perusahaan swasta libur kerja, sehingga penggunaan listrik bisa dialihkan ke pelanggan rumah tangga.

Dan, katanya, sebelum-sebelumnya juga petugas PLN terus melakukan pemeliharaan sehingga meminimalisir pemadaman.

"Untuk petugas PLN akan siap 24 jam, jadi jika terjadi pemadaman itu di luar kendali dari PLN, seperti faktor alam," jelasnya.

Manager Area Penyaluran Distribusi PLN Suluttenggo M X Wahyu Catur Prasetyo mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi pemangkasan pohon-pohon yang mendekati jaringan serta pengecekan instalasi yang rutin dilakukan.

"Selama libur Paskah, ada tim yang akan siap selama 24 jam, jika terjadi gangguan jaringan akan sesegera mungkin diperbaiki," jelasnya.

Umat Kristen di Provinsi Sulut kini mulai melakukan rangkaian kegiatan pra Paskah hingga acara puncak pada hari Minggu nanti.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026