
NHPD Pilgub Sulbar disetujui

"Besok, saya harus ke Jakarta. Tidak kembali lagi ke Mamuju. Karena ini sudah batas waktunya...
Mamasa, (ANTARA Sulbar) - Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) gubernur Sulawesi Barat, akhirnya disetujui setelah sekian lama terjadi tarik ulur antara pemerintah provinsi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Persetujuan NHPD ini ditandai dengan dilaksanakannya penandatangan oleh gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh dengan KPU Sulbar yang dilaksanakan di Mamasa, Sabtu.
Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh menyebut, pihaknya telah menyepakati besaran jaminan anggaran Pemilukada sebesar Rp103 Milyar lebih. Nominal itu belum termasuk anggaran bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan anggaran keamanan.
"Besok, saya harus ke Jakarta. Tidak kembali lagi ke Mamuju. Karena ini sudah batas waktunya, jadi tadi sudah kita tandatangani, saya dan KPU bersama-sama menandatangani NPHD Pilkada Sulbar 2017, " Sebut Anwar.
Pelaksanaan penandatanganan NPHD tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati Mamasa. Anwar juga mengapresiasi KPU yang disebutnya berbesar hati untuk datang ke Mamasa menghadiri agenda penandatangan NHPD di atas.
Untuk diketahui, NHPD sendiri merupakan bagian terepenting dalam proses pelaksanaan Pemilukada Sulbar yang tinggal beberapa bulan kedepan.
Dokumen tersebut merupakan jaminan sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam memback-up konsekuensi pembiayaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. KPU dan Kementerian Dalam Negeri sendiri telah memberi batas waktu penandatanganan NHPD hingga 23 Mei ini.
"Ini sekaligus membuktikan bahwa pemerintah daerah secara umum siap untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2017 nanti," tutup Anwar Adnan Saleh.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
