
Sulbar kembali diguyur hujan

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Hampir seluruh wilayah di Sulawesi Barat diguyur hujan sejak siang hingga malam hari, mengakibatkan sejumlah fasilitas umum terendam banjir.
Pemantauan Antara di Mamuju, Jumat, hujan deras mulai terjadi sejak pukul 14.00 Wita hingga malam hari. Akibatnya, aktifitas masyarakat di daerah itu lumpuh total akibat air menggenagi pemukiman, jalan dan sejumlah areal publik lainnya.
Bahkan warga yang bermukim di BTN Axuri Mamuju mulai cemas melihat air semakin meningi hingga mencapai pusat orang dewasa atau 50 centimeter.
Genangan air ini kian meninggi akibat drainase tersumbat sehingga banjir cepat merendam pemukiman padat penduduk di Mamuju.
Begitupun akases jalan Soekarno Hatta juga tak bisa dilintasi akibat derasnya banjir dengan ketinggian telah mencapai 50 centimeter.
Selain di Mamuju, hujan juga melanda wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dan wilayah Mamuju Utara (Matra).
Bencana banjir di daerah ujung utara Sulbar ini mengakibatkan sejumlah sekolah harus libur, seperti kondisi di SDN Kalibamba, Dusun Polewali, kecamatan Bamballamotu.
Banjir di SDN Kalibamba yang kerapkali terjadi bila musim penghujan tiba sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, namun hingga kini belum ada upaya untuk menanggulangi bencana banjir di daerah itu.
Agusriadi salah seorang tokoh masyarakat Bamballamotu mengaku prihatin melihat kondisi sekolah tersebut .
Ia mengatakan, kondisi ini sudah sering terjadi, seharusnya Pemerintah segera mencarikan solusi agar sekolah ini tidak selalu menjadi langganan banjir, karena ini sudah terjadi sejak beberapa tahun namun kini belum juga ada tindakan dari pemerintah setempat.
"Kondisi ini sudah sering disuarakan oleh masyarakat baik melalui media dan bahkan disampaikan langsung oleh masyarakat ke pemerintah. Sayangnya, hingga kini belum ada respon positif," terangnya.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
