Logo Header Antaranews Makassar

Pengunjung F8 hari pertama 44.538 orang

Jumat, 9 September 2016 20:43 WIB
Image Print
"Berdasarkan data yang kami terima dari teman-teman panitia itu sebanyak 44.538 orang di hari pertama pembukaan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Panitia penyelenggara Makassar International Eight Festival and Forum atau lebih dikenal F8 dipadati pengunjung sesuai yang terdata sebanyak 44.538 orang pada pembukaan hari pertama.

"Berdasarkan data yang kami terima dari teman-teman panitia itu sebanyak 44.538 orang di hari pertama pembukaan," ujar Kepala Bidang Promosi, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Muhammad Roem di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, jumlah pengunjung terbanyak dari Makassar dan ada juga pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan karena penasaran dengan kegiatan ini.

Pengunjung yang mencapai 44.538 orang itu terdata dari empat pintu yakni di Anjungan City of Makassar, anjungan Anjungan Bugis Makassar, Anjungan Losari dan Anjungan Mandar Toraja.

"Ada empat anjungan yang kita pakai dan semuanya event itu menyebar, jadi tidak terpaku pada satu tempat saja. Sesuai dengan nama kegiatan F8," katanya.

Roem menjelaskan, F8 yang merupakan singkatan dari Film, Fashion, Food, Flowers, Fine Art, Folks, Fusion Jazz, Fixion Writer merupakan wadah untuk menyatukan potensi besar Makassar yang selama ini cenderung terpisah-pisah.

Anjungan Pantai Losari sendiri itu panjangnya sekitar 1,3 kilometer lebih dan semuanya digunakan untuk kegiatan berskala internasional yang nantinya menjadi kegiatan tahunan.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga menyebutkan jika di tempat ini, semua pengunjung tanpa terkecuali bisa berkeliling menikmati sajian yang ada di F8.

Khusus untuk aneka kulinernya, beberapa yang tersedia dan sudah dikenal luas di Indonesia seperti Coto Makassar, Sop Saudara, Pallubasa, Pallubutung dan Songkolo.

"Semua ada di sini. Apapun yang warga cari ada semua, mau nonton film pendek, menikmati aneka kuliner, penampilan penyanyi luar negeri, fashion dan lainnya semua ada," ucapnya.

Pada festival berskala internasional itu, panitia penyelenggara telah menyediakan 154 stand (booth) dengan 70 di antaranya menjajakan makanan khas daerah Makassar seperti yang disebutkan wali kota.

Kemudian ada 16 booth dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), merchandise dan art 56 booth serta 12 booth lainnya dari sponsor kegiatan.

"Ada 154 booth dan 70 di antaranya itu menjajakan makanan khas. Bagi para delegasi maupun pengunjung lainnya bisa mengunjungi masing-masing booth," tutup Muhammad Roem.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026