
Pertunjukan monolog seniman Malaysia-Singapura di F8

"Dua seniman dari negara tetangga dalam satu rumpun akan mempertunjukan kebolehan mereka bermonolog...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pertunjukan monolag seniman asal Malaysia dan Singapura menjadi daya tarik tersendiri pada hari terakhir pelaksanaan International Eight Festival and Forum atau yang lebih dikenal F8 di Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam.
Kurator Fiction Writer F8, Asia Ramli Prapanca di Makassar, Sabtu, mengatakan pertunjukan spektakuler dua seniman dari negeri tetangga itu digelar di Panggung Fiction Writer yang berada di Pantai Losari area anjungan Toraja Mandar.
"Dua seniman dari negara tetangga dalam satu rumpun akan mempertunjukan kebolehan mereka bermonolog. Pertunjukan pertama dari Monolgers perempuan, Noor Hasnah Adam dengan judul "Ala... Mak Nak Cakap Sikit Aje... " lalu ada pertunjukan "Jual Ubat " oleh Khalid Salleh dari Malaysia (Institut Terjemahan Buku Malaysia)," jelasnya.
Ia menjelaskan, sebenarnya banyak seniman-seniman dari negara tetangga khususnya di ASEAN yang berminat datang da memeriahkan F8 Makassar. Namun batal terwujud karena terkendala waktu dan kesempatan yang tidak memungkinkan.
"Namun jika kegiatan ini dilakukan lagi tahun depan, harus di rencanakan agak lebih panjang sehingga pasti mereka akan datang," tutup Asia
Sementara itu, seniman Khalid Salleh Sendiri mengaku baru saja menggelar pertujukan jual obatnya berkeliling dari stasiun kereta di Malaysia.
"Baru saja selesai dan langsung ke Makassar menghadiri ini (F8). Untuk Makassar sendiri sudah datang untuk ketiga kalinya," ujar Khalid yang mengaku sangat sering mentas di Indonesia.
Sedangkan Noor Hasnah Adam mengaku baru pertama kali datang ke Makassar, padahal ayahnya adalah orang bugis.
"Kalau ibu orang Jawa, hanya saja ayah tak pernah mengajak saya ke sini (kota Makassar)," jelas Noor Hasnah.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
