Wali Kota Makassar : F8 2019 kombinasi Budaya dan teknologi robotik

id walikota makassar,moh ramdhan pomanto,f8,Makassar Internasional Eight Festival and Forum, kombinasi budaya dan teknologi robotik,South Sulawesi Calen

Wali Kota Makassar : F8 2019 kombinasi Budaya dan teknologi robotik

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (tiga kiri) saat menghadiri launching South Sulawesi Calendar Of Event Wonderful 2019 di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). ANTARA FOTO/HO/Humas Pemkot Makassar

"Sesuatu yang baru menyambut F8 2019. Ada yang beda, kali ini memadukan antara culture (budaya) dengan teknologi di era 4.0 Millenial...
Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) yang digelar pada 2019 kombinasi budaya dan teknologi robotik.

"Sesuatu yang baru menyambut F8 2019. Ada yang beda, kali ini memadukan antara culture (budaya) dengan teknologi di era 4.0 Millenial," kata Ramdhan saat menghadiri launching South Sulawesi  Calendar Of Event Wonderful 2019 oleh Deputi Pengembangan Pemasaran I, Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Jumat.

Menurut Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny, selain F8  ada beberapa event yang juga ikut dilaunching seperti Lovely December Toraja, Festival Phinisi Bulukumba dan festival Takabonerate.

Dia menambahlan, niatnya ditengah teknologi yang semakin hari semakin canggih ini para generasi muda tidak melupakan budayanya. Ini merupakan ramuan seluruh budaya Sulsel.

"Tahun ini kita akan melihat sebuah kombinasi memasukkan futuristik robotik. Kami ingin mempertemukan cultur ekperimen budaya yang akan bertemu dengan teknologi robotik," ucap Danny.

"Sebuah kehormatan ke-4 kalinya untuk menyampaikan sebuah ide yang hari ini sudah masuk top 10 pesona Indonesia. Pada saat pertama F8 saya launching semua bingung. Namun, branding yang terbangun ini sudah menunjukkan eksistensi yang luar biasa," ungkapnya.

Hal itu, kata Danny dapat terlihat dengan total pengunjung F8 tahun lalu yang mencapai 2,5 juta orang dengan total transaksi RP29 miliar.

"Tahun ini sendiri target tak muluk-muluk, hanya saja fokus mendongkrak pengunjung nusantara dan International," ujarnya.

Tahun ini juga, Danny berusaha akan menghadirkan Sophia, sebuah robot humanoid yang diyakini akan menjadi senjata ampuh di event F8 tahun 2019 ini.
 
Sementara, Rizki Handayani menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi atas event yang telah tiga kali berturut-turut terselenggara dengan sukses.

Terbukti dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp700 juta. "Apresiasi yang diberikan ini menunjukkan dukungan kami yang penuh terhadap event-event yang ada. Apalagi di Sulsel saya yakin bukan hanya ada 4 event dalam satu tahun pasti lebih. Jadi berikan kami listnya, ini tugas kami," katanya.

Ide kreatif, unik dan terbaik ini membuat Rizki terkesan dimana menampilkan 8 unsur pertunjukan fashion, film, folk, flora and fauna, fine art, fussion music, dan fiction writer and font.

Hal senada juga dikatakan, Asisten II Pemprov Sulsel, Muh. Firda, menekankan melalui penyelenggaraan event F8 ini pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan mancanegara.

"Makassar atau Sulsel merupakan destinasi menarik. Wilayahnya sangat kaya dengan daya tarik alam, budaya, serta daya tarik wisata buatan," kata Firda.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar