Logo Header Antaranews Makassar

UIN Hidayatullah Jakarta pelajari PTNBH Unhas

Selasa, 8 November 2016 19:48 WIB
Image Print
Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu (tiga kiri) menerima Tim UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Gedung Rektorat Unhas, Makassar, Selasa (8/11). (FOTO/Unhas)
"Berdasarkan pengalaman kami yang begitu penting dipersiapkan yakni menciptakan `mindset`...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan studi banding ke Universitas Hasanuddin Makassar untuk mempelajari persiapan mengubah status menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

Tim yang terdiri atas Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Prof Dr Ahmad Thib Raya, dan Ketua Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UIN Prof Askal Salim PhD tersebut diterima Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu di Gedung Rektorat Unhas, Makassar, Sulsel, Selasa.

"Berdasarkan pengalaman kami yang begitu penting dipersiapkan yakni menciptakan `mindset` di lingkungan internal kampus. Sebab, bisa saja warga kampus dipengaruhi pandangan yang justru berpotensi kurang baik terhadap pembentukan PTNBH," kata Dwia saat meneria rombongan.

Ia menjelaskan, biasanya yang menjadi permasalahan internal adalah dengan PTN BH, Unhas, misalnya, akan terjebak pada komersialisasi pendidikan.

"Tanpa PTNBH pun kalau mau komersialisasi pendidikan bisa, tetapi itu tidak mungkin dilakukan. Unhas sebagai PTNBH bertujuan bagaimana (mewujudkan) lembaga pendidikan ini independen dalam mengelola pendidikan dan kegiatan penunjang lainnya," jelasnya.

Menurut Dwia, diperlukan kerja keras dan pertemuan yang terus menerus untuk menciptakan kesepahaman dalam melahirkan PTN BH.

Dia juga menjelaskan, setelah menjadi PTNBH, beberapa perguruan tinggi lainnya pernah bertandang ke Unhas, di antaranya Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Negeri Malang.

Prof Ahmad Thib Raya yang pada 2015 selama tujuh bulan memangku jabatan sebagai Pgs Rektor UIN Alauddin Makassar menjelaskan, Rektor UIN Jakarta menargetkan, sebelum berakhir masa jabatannya pada tahun 2018, UIN Jakarta sudah berstatus PTNBH.

"Kami ini dikirim ke berbagai perguruan tinggi yang sudah berstatus PTN BH untuk `berguru`. Saya dan Prof Askal yang pulang kampus, ke Makassar. Kami juga berharap kepada Unhas agar bersedia mengawal proses perubahan UIN Jakarta sebagai PTN BH," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026