Logo Header Antaranews Makassar

Wawali : Donor Darah Terselamatkan Banyak Nyawa

Jumat, 13 Januari 2017 05:29 WIB
Image Print
Ilustrasi Donor darah (ANTARA FOTO/Nurhaya J Panga)
"Sesuai dengan mottonya, satu tetes darah menyelamatkan manusia. Semakin sering kita mendonorkan darah...

Makassar (Antara Sulsel) - Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal saat menghadiri donor darah dan sunnatan massal di Mapolsek Wajo menyatakan jika donor darah telah menyelamatkan banyak nyawa.

"Sesuai dengan mottonya, satu tetes darah menyelamatkan manusia. Semakin sering kita mendonorkan darah, semakin banyak yang terselamatkan nyawanya," ujarnya di Makassar, Kamis.

Deng Ical sapaan akrab wawali mengatakan, kegiatan donor darah dan sunnatan massal yang diinisiasi oleh Polsek Wajo dan bekerjasama dengan Polres Pelabuhan merupakan salah satu wujud kepedulian bhayangkara negara ini.

Pada kesempatan itu, dirinya memberikan apresiasi kepada aparat Polsek Wajo dan Polres Pelabuhan dalam pelaksanaan kegiatan donor darah dan sunnatan massal tersebut.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan donor darah seperti ini akan membantu lagi masyarakat yang membutuhkan darah, apalagi jumlah warga yang membutuhkan darah di rumah sakit jauh lebih banyak dibandingkan dengan pendonornya.

Karenanya, sosialisasi untuk mengajak para pendonor baru sangat diapresiasi olehnya dalam penyiapan stok darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) khususnya Makassar.

"Karena dengan adanya kegiatan doroh darah ini banyak orang yang terselamatkan. Kita ketahui memang banyak juga yang kecewa karena tidak dapat stok darah di PMI. Artinya memang, antara kebutuhan dan pendonor itu tidak sebanding," katanya.

Syamsu Rizal yang juga Ketua PMI Cabang Makassar itu menambahkan, kegiatan sunnatan massal juga adalah bentuk kepedulian dan kontribusi Polri bersama komponen masyarakat untuk membuktikan bahwa masyarakat dan polri itu satu.

Hal senada juga dikatakan Kapolres Pelabuhan AKBP Said Anna Fauza, bahwa kegiatan sosial yang dilakukan oleh polri seperti sunnatan massal dan donor darah ini bertujuan untuk mendekatkan polri dengan masyarakat sehingga tidak ada batas antara polri dan masyarakat.

"Jadi perlu kita ketahui bahwa polisi itu hadir untuk masyarakat, karena kalau masyarakat tidak ada berarti tak perlu lagi ada polisi," katanya.

Usai sambutan, Deng Ical bersama Kapolres Pelabuhan dan Kapolsek Wajo memberikan bingkisan dan susu kepada para anak-anak yang telah melakukan sunnatan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026