
13 Ruas Jalan Ditutup Saat Salat ID

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri 1430 Hijriah, Minggu (20/9) Polwiltabes Makassar dan Dinas Perhubungan Makassar menutup sebanyak ruas 13 jalan di Makassar.
Polwiltabes Makassar dan Dinas Perhubungan Makassar akan merekayasa arus lalu lintas Kota Makassar dalam rangka pelaksanaan salat id yang dipusatkan di tiga lokasi, yakni Lapangan Karebosi, Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, dan Masjid Raya.
Di Lapangan Karebosi, aparat keamanan akan penutupan enam jalan protokol, yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gunung Bawakaraeng, Jalan HOS Cokroaminoto, serta Jalan Nusa Kambangan.
Sedangkan tempat parkir disediakan di sekitar Lapangan Karebosi, seperti Jalan Sudirman, Jenderal M Yusuf, Amanagappa, Ince Nurdin, Thamrin, Balai Kota, Jalan Kajaolalido, Jalan Gunung Lompobattang, Sungai Cerekang.
Kemudian, kendaraan VVIP disediakan di lokasi base camp lantai 1 dan VIP disiapkan di base camp lantai 2 Lapangan Karebosi.
Jalan yang akan ditutup di lokasi Masjid Al- Markaz Al-Islami, yakni Jalan Masjid Raya, jalan Laccukang, jalan Sunu, jalan Langgau, dan Jalan Petta Penggawa.
Lokasi parkir terdapat di Jalan Masjid Raya, jalan Kandea, jalan Lamuru, jalan Gunung Bawakaraeng, jalan Urip Sumohardjo, jalan Cumi-Cumi, jalan Sunu, jalan Petta Penggawa, dan Jalan Kompleks Unhas Baraya.
Untuk lokasi salat Id di Masjid Raya Makassar, polisi hanya menutup jalur di Jalan Andalas dan Jalan Bandang dan lokasi parkir kendaraan disiapkan berada di Jalan Bandang, jalan Gunung Latimojong, jalan Andalas, serta Jalan Veteran.
Kapolwiltabes Makassar Kombes Pol Burhanuddin Andi, mengungkapkan jika rekayasa jalan untuk salat Id ini seperti tahun-tahun sebelumnya dan penutupan 13 ruas jalan tersebut akan dimulai pada pukul 04.00 Wita hingga 09.00 Wita.
"Penutupan jalan ini seperti pada tahun-tahun sebelumnya dan kami telah mempersiapkan berbagai perubahan arus lalu lintas di tiga lokasi Salat Id, " ungkapnya.
(T.PSO-101/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
