Logo Header Antaranews Makassar

BKKBN Sulbar Target 31.533 Peserta KB

Sabtu, 26 September 2009 13:35 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menargetkan pada tahun 2009 peserta baru mencapai angka 31.533 orang.

"Tahun ini kami targetkan 31.533 peserta baru KB untuk menekan jumlah angka kelahiran sehingga ledakan penduduk di daerah ini dapat kita atasi sedini mungkin," kata Kepala BKKBN Sulbar, Rostiawaty Arhus di Mamuju, Sabtu.

Menurutnya, provinsi baru Sulbar termasuk salah satu daerah yang memiliki angka usia subur yang tinggi sehingga patut untuk dilakukan gerakan program ikut ber KB, dengan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan KB, maka secara tidak langsung telah membantu pemerintah guna mengatur jarak kelahiran khususnya pasangan suami istri (pasutri) yang masih berstatus usia subur.

"Pasutri usia subur harus ber KB untuk mengatur jarak angka kelahiran bayi, karena dengan ikut ber KB maka jalan menuju keluarga yang sejahtera akan terbuka lebar," tukasnya.

Dia menandaskan, jumlah peserta baru yang ditargetkan tersebut terdiri dari 21.711 peserta istri, dan 9.822 peserta suami. Tahun ini, tantangan yang dihadapi oleh BKKBN cukup berat, di mana angka Total Fertility Rate (TFR) masih cukup tinggi, yakni 3,5. Tingginya angka ini bahkan melabihi TFR nasional yang hanya sebesar 2,6.

" BKKBN akan tetap mengupayakan agar pada tahun ini, seluruh pasangan usia subur dapat memperoleh pelayanan secara merata dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan menuju keluarga sejahtera melalui peduli dengan ikut ber KB," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, pelayanan secara maksimal ini dilakukan dengan cara memperkuat dan memberdayakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan layanan KB, baik pemerintah, swasta, dan LSOM.

"Kami juga akan menyediakan alat dan obat kontrasepsi, baik jumlah maupun jenis bagi keluarga miskin di tempat pelayanan kesehatan. Dengan begitu kami berharap target yang sudah ditetapkan secara nasional ini bisa terealisasi," ungkapnya.

Ditambahkannya, agar realisasi peserta baru KB bisa berjalan dengan maksimal, BKKBN akan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memiliki organisasi hingga ke akar rumput.

(T.PSO-104/A014)