Logo Header Antaranews Makassar

Unhas-MARS Ajak Mahasiswa Jadi Petani Milenial

Senin, 6 November 2017 15:06 WIB
Image Print
Logo Unhas (Dokumentasi)

Makassar (Antara Sulsel) - Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan PT MARS Symbioscience Indonesia menggelar seminar dan workshop "Jadilah Petani Milenial" di Aula Prof Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 8 November 2017.

Kepala unit Humas dan Protokol Unhas, Ishaq Rahman di Makassar, Senin, mengatakan mahasiswa kekinian memang ditunutu memiliki lebih banyak pilihan untuk beraktivitas, baik selama maupun setelah kuliah.

"Di antara pilihan yang tersedia, namun kurang mendapat perhatian, adalah terlibat dalam aktivitas kewirausahaan sektor pertanian, khususnya komoditas kakao dan produk-produk turunannya," kata dia,

Workshop yang mengangkat tema"Literasi Kewirausahaan Industri Kreatif Sektor Pertanian Bagi Mahasiswa dan Generasi Muda" itu, kata dia, akan memberikan informasi dan kiat-kiat praktis bagi mahasiswa dan generasi muda yang akan memasuki sektor pertanian dan perkebunan, serta menjalankan usaha di bidang kakao.

Adapun Para nara sumber yang akan berbicara adalah para ahli, pengambil kebijakan, dan para petani muda yang telah terjun langsung ke sektor pertanian, khsusnya kakao, dan telah memberi dampak bagi masyarakat sekitarnya.

"Panitia menyediakan sertifikat, lunch+coffee break, sertifikat, seminar kit, dan door prize.Pendaftaran online dapat dilakukan melalui: http://bit.ly/petanimilenial," sebutnya.

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA memang terus ikut mendorong para mahasiswa di kampus itu untuk memulai mengembangkan bisnis dengan berwirausaha.

Berdasarkan data statistik menunjukkan, jumlah pengusaha di Indonesia masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Persentase wirausahawan dibandingkan jumlah penduduk Indonesia baru mencapai 3,1 persen. Persentase ini kalah tertinggal dengan Malaysia yang mencapai 5 persen atau bahkan Singapura yang sudah mencapai 7 persen dari jumlah penduduknya.

Rendahnya jumlah pelaku usaha di tanah air salah satunya disebabkan oleh kurangnya minat kalangan anak-anak muda untuk terjun dalam dunia kewirausahawaan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026