Logo Header Antaranews Makassar

Rektor Unhas : Dekan setiap tahun bisa diganti

Senin, 16 Maret 2026 10:09 WIB
Image Print
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa memberikan sambutan pada acara pertemuan dan dialog dan bersama media di Makassar, Sabtu (14/3/26). (ANTARA/Abd Kadir)

Makassar (ANTARA) - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Jamaluddin Jompa (JJ) mengingatkan kepada para dekan agar bekerja sesuai target karena posisinya bisa tergantikan setiap tahun.

Prof JJ dalam keterangannya di Makassar, Minggu, mengatakan setiap dekan di lingkungan kampus harus memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan karena tidak tercapai maka konsekuensinya adalah mundur atau diberhentikan.

“Dekan itu diangkat oleh rektor dan bukan melalui pemilihan. Dalam kontrak kinerja sudah jelas, jika tidak tercapai maka tentu ada konsekuensi hingga pemberhentian kontrak,” katanya.

Pror JJ juga menjelaskan, sistem evaluasi kinerja tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Apalagi Rektor sendiri juga memiliki kontrak kinerja dengan kementerian yang harus dipenuhi.

Dia menegaskan, evaluasi berbasis kinerja merupakan budaya baru yang sedang diperkuat di kampus. Prinsip ini tidak hanya berlaku bagi dekan, tetapi juga bagi dosen hingga pimpinan universitas.

“Pimpinan tidak boleh merasa nyaman dengan jabatan, justru harus melayani publik, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Ini budaya baru yang coba kita terapkan. Di universitas-universitas dunia, evaluasi seperti ini bahkan berlaku sampai pada level dosen,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan proses evaluasi dilakukan melalui mekanisme yang jelas dan objektif. Penilaian kinerja tidak dilakukan secara sembarangan atau dengan standar yang tidak masuk akal.

“Ada mekanismenya. Tidak mungkin kita menetapkan kriteria yang tidak masuk akal. Tidak mungkin juga seseorang diminta berhenti jika kinerjanya bagus. Itu sama saja menjebak,” tegasnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026