
Dompet Dhuafa-Bazda Bangun Rumah Bersalin Gratis

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dompet Dhuafa (DD) dan Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyepakati kerja sama pembangunan rumah bersalin gratis di Makassar.
Kerja sama tersebut disepakati pada pertemuan antara kedua belah pihak, Selasa di Makassar, terkait realisasi kerja sama program penyaluran zakat, infaq dan sedekah di Sulsel.
Pembangunan Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) merupakan salah satu program penyaluran zakat DD yang disarankan kepada Bazda Sulsel untuk direalisasikan bersama-sama.
"Kami menyetujui saran pembangunan rumah bersalin tersebut sekaligus sebagai bentuk dukungan program kesehatan gratis pemprov," kata Kepala Bazda Sulsel A. Tjonneng Mallombasang.
Kesepakatan kerja sama ini akan diawali dengan menghitung anggaran penyediaan alat dan pembenahan gedung yang berlokasi di dekat Mesjid Al-Markaz sebagai rencana lokasi awal yang disepakati untuk pembangunan RBC.
Rumah bersalin ini akan melayani kaum dhuafa secara cuma-cuma mulai dari pemeriksaan kehamilan awal hingga proses persalinan.
"Rumah bersalin ini minus kamar operasi karena biaya peralatan operasi sangat mahal," kata Kepala Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) DD, Dr Iwan Wisudawan.
Namun demikian, pihaknya menjamin ketersediaan tenaga ahli dokter kandungan dan tenaga medis lainnya yang kemampuannya minimal setingkat dengan dokter.
Kepesertaan pelayanan di RBC ini juga nantinya akan menggabungkan antara peserta di klinik gratis Bazda dan LKC DD yang selama ini memanfaatkan program layanan kesehatan.
Direktur Program DD Indonesia Arifin Purwakarta mengatakan, kesepakatan ini juga merupakan pembuktian kalau pihaknya dengan badan penghimpunan zakat lainnya bisa bekerjasama.
Ia menambahkan, program yang telah dirasakan oleh manfaatnya oleh kaum dhuafa di Bandung ini berangkat dari tingginya dari kematian ibu anak di Indonesia sebagai salah satu ukuran tingkat kemiskinan.
(T.PSO-100/A023)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
