
4.000 Ha Sawah di Bulukumba Kekeringan

Bulukumba, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sekitar 4.000 hektar areal persawahan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengalami kekeringan akibat kemarau yang melanda daerah tersebut.
Kepala Sub Bagian Pengolahan Data Dinas Pertanian dan Hortikultura Bulukumba, Nur Jasman, Jumat, mengatakan, lahan milik petani itu terancam gagal panen (fuso) maupun gagal tanam akibat kekeringan.
"Laporan yang kami terima, rata-rata lahan kekeringan di seluruh kecamatan di Bulukumba semakin meluas akibat kemarau panjang yang terjadi saat ini," ujarnya.
Menurut Jasman, lahan sawah yang dilaporkan kekeringannya semakin meluas berada di Kecamatan Gantarang, dari sekitar 500 hektar bertambah menjadi lebih dari 1.000 hektar.
Guna mengantisipasi situasi ini, kata dia, pemerintah daerah harus menyediakan bantuan pompanisasi atau sumur bor.
Menurutnya, jika dibiarkan, kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap pencapaian target surplus produksi beras 2 juta ton Sulsel. Bulukumba sendiri ditargetkan mampu memproduksi beras 269 ribu ton.
"Diperkirakan target itu tak bisa dicapai dan akan mengalami pengurangan hingga puluhan ton," ungkapnya.
(T.PK-AAT/S006)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
