
Pembangunan KTI Akan Dibahas di BIMP EAGA

Selayar, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pembangunan kawasan timur Indonesia (KTI) kemungkinan akan menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan "Brunei-Indonesia-Malaysia-Philipine - East ASEAN Growth Area (BIMP EAGA)" di Provinsi Hua Hin, Thailand.
"Saya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan lobi dan meyakinkan Presiden kalau Indonesia timur juga perlu perhatian lebih," kata Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr Syahrul Yasin Limpo di Selayar, Sabtu.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjadi satu-satu gubernur yang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertemuan puncak BIMP EAGA tersebut.
Gubernur mendampingi Presiden sebagai Chief of Governor East ASEAN Growth Area bersama dengan lima menteri dengan sejumlah agenda yang akan dibahas, antara lain tentang perhubungan, pariwisata dan ekonomi."Saya kaget tiba-tiba dipanggil," ujar Gubernur.
Usai meresmikan peluncuran Takabonerate Island Expedition, Gubernur langsung menuju bandara untuk menyusul rombongan Presiden.
Gubernur Syahrul bertolak dari Makassar ke Jakarta sekitar pukul 16:20 wita dan bergabung dengan rombongan Presiden menuju Thailand.
Pertemuan puncak BIMP EAGA akan berlangsung Minggu (25/10) pukul 15:00 waktu setempat.
Sejak diresmikan 15 tahun lalu, ratusan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh pemerintah anggota BIMP EAGA maupun sektor swasta.
Kerja sama yang sudah terlaksana, misalnya sejumlah maskapai penerbangan Indonesia menerbangi kawasan empat negara itu. Penerbangan itu antara lain Batavia Air yang menerbangi rute Pontianak-Kuching (Malaysia), Merpati Airline dengan rute Manado-Davao (Filipina ), dan Sriwidjaja Air dengan rute Gorontalo-Manado-Davao.
(T.PSO-100/N002)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
