Begini Cara Pemkab Gowa Tangani Warganya yang Sakit

id gowa, kepedulian pemkab gowa terhadap warga sakit

Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa saat mengevakuasi seorang warga yang menderita penyakit diabetes untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit (Humas Kabupaten Gowa)

Saya dapat informasi jika warga tersebut butuh perawatan dan perhatian pemerintah, tapi setelah dicek ternyata warga ini memang dalam pemantauan pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat
Gowa (Antara Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Gowa bertindak sigap saat mendapatkan informasi terkait adanya warga miskin yang sakit dan hanya melakukan perawatan di rumahnya.

Salah seorang warga di Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe terpaksa dijemput tim kesehatan dari Pemkab Gowa karena menderita penyakit yang seharusnya dirawat secara intensif di rumah sakit.

Namun, upaya yang dilakukan Pemerintah kabupaten Gowa tersebut tidak mudah, sebab warga yang bernama Maruddin Daeg Rani itu sempat menolak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secara intensif akibat penyakit diabetes yang dideritanya.

Namun, setelah pihak Dinkes kabupaten Gowa dibantu tokoh masyarakat setempat membujuknya agar mau dirawat akhirnya maruddin setuju dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Syekh Yusuf untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sebenarnya, sejak lama sudah disarankan untuk dirawat di Puskesmas terdekat tetapi yang bersangkutan menolak. Jadi semenjak penyakitnya ketahuan, pasien sudah dalam pebanganan PKM Parangloe. Namun karena saat dibawah penanganan, ia menolak dirawat di puskesmas sehingga tetap dalam pemantauan pemerintah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin, Selasa.

Upaya mengevakuasi Maruddin dari rumahnya untuk diberita perawatan intensif di Rumah Sakit Syekh Yusuf itu kata hasanuddin, sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memerintahkan untuk mengecek kondisi kesehatan warga tersebut.
 
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, meminta Dinas Kesehatan untuk menjemput Maruddin, karena informasi yang ia peroleh warga tersebut sudah sangat membutuhkan perawatan.

"Saya dapat informasi jika warga tersebut butuh perawatan dan perhatian pemerintah, tapi setelah dicek ternyata warga ini memang dalam pemantauan pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat," tutur Adnan.

Meskipun menolak untuk dirawat di rumah sakit Bupati meminta pihak Dinas Kesehatan, kecamatan dan kekurahan setempat untuk membujuknya agar mau dirawat  karena penyakit yang diderita memang sudah semestinya dirawat di rumah sakit.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar