
Syarifah-Irwansyah Wisudawan Terbaik Unhas Periode II

Makassar (Antara Sulsel) - Irwansyah dari Fakultas Kehutanan untuk kelompok eksakta dan Syarifah Devi Isnaini Assegaf dari Fakultas Hukum Administrasi Negara menjadi wisudawan terbaik tingkat Universitas pada Wisuda Periode II Tahun Akademik 2017/2018 di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (19/12).
Syarifah Devi Isnaini Assegaf di Makassar, mengatakan dirinya sejak awal memang meiliki keinginan menjadi mahasiswa terbaik dan dalam waktu yang cukup singkat justru berhasil mendapatkan predikat kelulusan cum laude.
"Setelah ini, saya berencana untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, masih tetap di kampus tercinta saya sekarang, Unhas," tutur wisudawan yang akrab disapa Ifah tersebut.
Jika Ifah memang ingin menjadi wisudawan terbaik, lain halnya dengan rekannya yang menjadi wisudawan terbaik kelompok Fakultas Eksakta, Irwansyah.
Irwansyah menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah berharap untuk menjadi mahasiswa peraih gelar cum laude.
"Yang saya tahu hanyalah bagaimana bisa lulus dengan cepat, sehingga dapat membantu orangtua. Saya ingin tetap melanjutkan studi karena saya tahu bahwa pendidikan yang dapat menyelamatkan kondisi bangsa ini," jelasnya.
Kami berharap semoga Unhas bisa lebih membanggakan dan meningkatkan prestasi. Terkhusus untuk adik-adik, tetap jaga nama baik jas almamater," lanjut Ifah dan Irwan.
Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman mengatakan untuk wisudawan terbaik tingkat Universitas dari Fakultas Eksakta dan Non-Eksakta masing-masing diberikan penghargaan berupa Taplus sebesar Rp2.500.000.
"Irwansyah (dari Prodi Kehutanan, Fakultas Kehutanan) sekaligus tercatat sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas untuk kelompok Fakultas Eksakta, dan Syarifah Devi Isnaini Assegaf (Prodi Hukum Administrasi Negara, Fakultas Hukum) menjadi wisudawan terbaik tingkat universitas untuk kelompok Fakultas Non Eksakta," ujar Ishaq Rahman.
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
