
HUT Enrekang dipusatkan di Sungai Saddang

Tempat ini populer dengan nama Swiss sekitar wilayah Sungai Saddang, menjadi favorit masyarakat menikmati suasana sejuk, kesempatan ini juga kami perlihatkan pada Gubernur Syahrul tempat bagus ini yang bisa dipoles
Makassar (Antaranews Sulsel) - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kabupaten Enrekang dipusatkan di sepanjang Sungai Saddang, yang terletak di Kecamatan Enrekang., Senin.
Puncak perayaan di Sungai Saddang Ini pertama kali dilakukan, tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di lapangan terbuka, seperti Lapangan Langsagaga atau Lapangan Abu Bakar Lambogo Batili.
Plt Bupati Amiruddin menjelaskan pemilihan Sungai Saddang sebagai tempat HUT karena ingin diperkenalkan sebagai objek wisata baru, yaitu Swiss, yang merupakan singkatan dari seputar wilayah Sungai Saddang.
"Tempat ini populer dengan nama Swiss sekitar wilayah Sungai Saddang, menjadi favorit masyarakat menikmati suasana sejuk, kesempatan ini juga kami perlihatkan pada Gubernur Syahrul tempat bagus ini yang bisa dipoles," kata Amiruddin yang disambut tepuk tangan.
Dalam kesempatan tersebut, dia melaporkan perkembangan Kabupaten Enrekang di tahun 2016 hingga 2017. Di bawah kepemimpinan Bupati Enrekang Muslimin yang saat ini mengambil cuti, tercatat telah meraih 23 penghargaan nasional dan internasional.
APBD Enrekang sejak tahun 2014 terus mengalami peningkatan. Untuk infrastruktur telah berhasil membangun jalan di tahun 2017 sepanjang 36 Km, irigasi 22,18 Km, pembangunan jembatan 174 meter.
"Untuk sektor pertanian, kami telah membangun jalan usaha tani sepanjang 116 Km untuk 96 kelompok tani," katanya.
Untuk bidang agropolitan, produksi bawang merah juga terus meningkat selama dua tahun, di tahun 2016 hingga 2017 mencapai 1.116 ton, komoditi kopi mencapai 16.583 ton.
Di akhir sambutannya, Amiruddin meminta kepada gubernur untuk memberikan bantuan pembangunan pada objek wisata yang Ia sebut sebagai Swiss.
"Kita semua berterima kasih kepada gubernur atas semua pembinaan dan bantuan yang banyak. Saya sampaikan nama tempat ini adalah Swiss. Kalau kita kelola dengan baik, akan luar biasa. Kiranya jika bapak bisa memberikan bantuan," harapnya.
Ia menjelaskan bahwa dana yang dibutuhkan sekitar Rp3,5 miliar. Fasilitas ini digunakan untuk lokasi rekreasi, kebugaran dan wisata kuliner.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya, merasa sangat bahagia bisa hadir di HUT Kabupaten Enrekang yang merupakan HUT terakhirnya sebagai gubernur.
"Sesuatu yang saya syukuri dalam HUT yang penuh kekeluargaan dan kehangatan ini, apa yang sudah baik dijaga, dengan baik," kata Syahrul.
Ia juga merasa terhormat karena HUT kali ini dilaksanakan disekitar wilayah Sungai Saddang yang mendekatkan dirinya dengan masyarakat.
"Saya bangga ada ditempat ini, saya merasa terhormat, saya belum pernah merasakan duduk-duduk di sini. Rasanya malu kalau saya tidak menyumbang. Saya kira Rp3 miliar, kita berbagi, saya sumbang Rp1 miliar, Rp2 miliarlah, tapi kerjanya harus cepat," katanya yang disambut teriakan dan tepuk tangan dari hadirin dan masyarakat yang tumpah di tempat tersebut.
Ia juga meminta memasuki tahun politik agar daerah ini dijaga untuk ketertiban dan keamanannya.
Pada kesempatan ini, meresmikan dan menandatangani prasasti tujuh proyek tahun anggaran 2017 serta menyerahkan bantuan CSR kepada masyarakat.
Syahrul juga dipasangkan ikat kepala Passapu sebagai tanda peluncuran pakaian ada Masserempulu. Ia juga mendapatkan cenderemata keris pusaka dari rakyat Enrekang yang diserahkan oleh Plt Bupati Enrekang Amiruddin melalui prosesi adat sebagai terima kasih atas pengabdian memimpin Sulsel selama 10 tahun.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
