Komunitas TDA jentago kembangkan kewirausahaan

id komunitas tda,tda jentago,komunitas tangan diatas,tda sulsel,daeng faqih

Foto arsip. Komunitas TDA Makassar (ANTARA FOTO /(Agus)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Jentago yang telah resmi diluncurkan bersiap mengembangkan kewirausahaan yang ada di tiga kabupaten, yakni Jeneponto, Takalar dan Gowa.

Ketua Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Sulawesi Selatan, Daeng Faqih di Makassar, Senin, mengatakan dipilihnya atau dibentuknya TDA Jentago melihat dari faktor kesiapan beberapa UKM dan pelaku wirausaha yang ingin belajar dan bertumbuh bersama di wilayah itu sudah cukup tinggi.

"Acara pesta wirausaha sekaligus launching TDA Jentago merupakan rangkaian pengembangan kewirausahaan di Jentago (Jeneponto, Takalar, Gowa) dan keberadaan TDA merupakan rumah teman-teman wirausaha untuk bertumbuh," kata Daeng Faqih.

Saat ini Komunitas TDA telah berkembang dilebih dari 77 kota besar di Indonesia dan 5 negara diantaranya Singapura, Malaysia, Australia, Hongkong dan Arab Saudi.

Ketua TDA Jentago Ilham Akbar menyatakan dalam berkomunitas haruslah menghimpun dan menyinergikan segenap potensi yang ada pada pengusaha yang memiliki komitmen, untuk menjadikan bisnisnya bertumbuh dan berdaya kemudian berbagi pengalaman diantara sesama anggota dalam komunitas. Inilah yang kami lihat bahwa bisnis bukan semata-mata soal capital saja.

"Kami berharap dengan hadirnya TDA Jentago kali ini akan membantu lahirnya pengusaha tangguh dan memiliki semangat berbagi," kata Ilham Akbar.

Peluncuran TDA Jentago di Kabupaten Takalar, 18 Maret 2018 diikuti sekitar tiga ratusan peserta yang terlihat antusias atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Peluncuran dimerihakan berbagai kegiatan seperti pesta wirausaha dan TDA Jentago, ditambah dua "coaching class" dengan materi yang berbeda, yaitu mengelola keuangan usaha untuk UKM yang dibawakan oleh Yana Suryanah.

Sedangkan untuk strategi peningkatan omzet penjualan lewat internet dipandu Haris Tompo.

Sekda Kabupaten Gowa H Muhlis mengapresiasi apa yang acara di laksanakan yang dilaksanakan oleh TDA Jentago. Dirinya juga menyampaikan bahwa indeks pertumbuhan di suatu daerah di pengaruhi tiga hal yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli. Pemerintah biasanya terlewati di hal yang ketiga daya beli. "Alhamdulillah hadirnya tda jentago menjawab kekurangan ini lewat komunitas wirausahanya. Untuk memanfaatkan bonus demografi, karena Indonesia memiliki bonus demografi ditahun 2030. Bonus demografi itu, penduduk produktif lebih banyak dari yang non produktif,"jelasnya.

Sekda Takalar Dr Ir Nirwan Nasrullah mengatakan untuk pertumbuhan ekonomi, pemerintah, pengusaha dan masyarakat harus saling bersinergi. Peran pengusaha sangatlah besar kerena mampu menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran dan memutar ekonomi suatu daerah.

Kabupaten Takalar siap bersinergi dengan Komunitas TDA untuk menjadikan Takalar pusat percontohan sentra wirausaha baru.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar