
Sulsel alami inflasi 0,18 persen

Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Pusat Statistik mencatat angka inflasi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada April 2018 sebesar 0,18 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat 0,1 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 132,81.
"Inflasi Sulsel di bulan April ini tercatat 0,18 persen dan ini cukup moderat, tidak rendah dan tidak tinggi juga," ujar Kepala BPS Sulsel Nursam Salam pada acara penyampaian rilis BPS di Makassar, Rabu.
Ia mengatakan inflasi yang terjadi itu disebabkan karena naiknya lima kelompok pengeluaran yang ditunjukkan dengan naiknya indeks harga-harga.
Adapun kelima kelompok pengeluaran itu antara lain kelompok bahan makanan sebesar 0,53 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,53 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,17 persen.
Dua kelompok lainnya seperti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,10 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen.
Adapun kelompok pengeluaran seperti transportasi, komunikasi dan jasa keuangan serta kelompok sandang mengalami penurunan masing-masing 0,08 persen dan 0,06 persen.
"Ada lima kelompok pengeluaran itu mengalami kenaikan dan dua kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan, inilah yang menjadi penyeimbang inflasi di Sulsel," katanya.
Pada acara penyampaian rilis BPS itu turut hadir para perwakilan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
