Polres Mamuju optimalkan Bhabinkamtibmas cegah terorisme
Senin, 14 Mei 2018 22:46 WIB
Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan (Istimewa)
Mamuju (Antaranews Sulsel) - Polres Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas dalam upaya mengantisipasi aksi teror di daerah itu.
Penegasan itu disampaikan Kapolres Mamuju Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Rivai Arvan, Senin, pascaserangkaian teror bom di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat dan beberapa tempat ibadah di Surabaya, Jawa Timur.
Untuk mengantasipasi terjadinya aksi teroris, kata Rivai, Bhabinkamtibmas yang tersebar di pelosok desa harus proaktif dalam melakukan pemantauan dan pendataan kepada seluruh warga desa binaannya, dan segera melaporkan ke tingkat atas apabila mengetahui ada warga atau pendatang yang disinyalir merupakan kelompok radikal.
"Jangan terlalu fokus dengan aksi teroris yang belakangan ini terjadi, namun tetap laksanakan tugas yang lainnya secara profesional. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, Bhabinkamtibmas agar proaktif mendata dan monitoring warga di desa binaannya," ujarnya.
Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel kepolisian di daerah itu agar meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan pihak lainnya seperti TNI, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
"Kami telah menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman karena dengan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat, mereka semakin percaya dengan insitusi kepolisian," tutur Rivai.
Pascateror bom di Surabaya, kata dia, Polres Mamuju telah melakukan berbagai antisipasi, termasuk memperketat pengamanan dan pemeriksaan terhadap pengunjung yang akan memasuki kantor kepolisian setempat dengan menempatkan personel bersenjata lengkap di pintu masuk Mapolres Mamuju.
Selain memperketat pengamanan, Kapolres juga memberikan pengarahan tentang penanggulangan dan antisipasi terjadinya aksi teroris kepada seluruh personel Polres Mamuju.
Pelatihan penanggulangan teroris yang berlangsung Senin tersebut dilaksanakan di lapangan apel Polres Mamuju.
Penegasan itu disampaikan Kapolres Mamuju Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Rivai Arvan, Senin, pascaserangkaian teror bom di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat dan beberapa tempat ibadah di Surabaya, Jawa Timur.
Untuk mengantasipasi terjadinya aksi teroris, kata Rivai, Bhabinkamtibmas yang tersebar di pelosok desa harus proaktif dalam melakukan pemantauan dan pendataan kepada seluruh warga desa binaannya, dan segera melaporkan ke tingkat atas apabila mengetahui ada warga atau pendatang yang disinyalir merupakan kelompok radikal.
"Jangan terlalu fokus dengan aksi teroris yang belakangan ini terjadi, namun tetap laksanakan tugas yang lainnya secara profesional. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, Bhabinkamtibmas agar proaktif mendata dan monitoring warga di desa binaannya," ujarnya.
Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel kepolisian di daerah itu agar meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan pihak lainnya seperti TNI, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
"Kami telah menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman karena dengan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat, mereka semakin percaya dengan insitusi kepolisian," tutur Rivai.
Pascateror bom di Surabaya, kata dia, Polres Mamuju telah melakukan berbagai antisipasi, termasuk memperketat pengamanan dan pemeriksaan terhadap pengunjung yang akan memasuki kantor kepolisian setempat dengan menempatkan personel bersenjata lengkap di pintu masuk Mapolres Mamuju.
Selain memperketat pengamanan, Kapolres juga memberikan pengarahan tentang penanggulangan dan antisipasi terjadinya aksi teroris kepada seluruh personel Polres Mamuju.
Pelatihan penanggulangan teroris yang berlangsung Senin tersebut dilaksanakan di lapangan apel Polres Mamuju.
Pewarta : Amirullah
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kandungan uranium tinggi, paparan radiasi alam Mamuju sembilan kali rata-rata dunia
02 March 2026 13:53 WIB