Bina Marga ubah rencana perbaikan jalan Hertasning
Kamis, 20 September 2018 21:36 WIB
Ilustrasi-Jalan Raya (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Makassar (Antaranews) - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengubah rencana perbaikan Jalan Letjend Hertasning yang menghubungkan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
"Kami mengubah rencana perbaikan Jalan Letjend Hertasning, dari sebelumnya akan dibeton, kembali ke pengaspalan," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Jumras di Makassar, Kamis.
Perubahan tersebut, kata dia, dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya adalah masalah kemacetan parah yang mungkin terjadi.
"Awalnya kita mau jalan beton, tapi akan menimbulkan kemacetan, karena jalan sepenuhnya harus ditutup, ?sementara jalan ini sangat padat dan hanya sedikit jalur alternatif," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, jika dilakukan pengerjaan dengan beton, jalan harus ditutup dalam waktu yang lama.
"Jalan ditutup tidak hanya pada saat pengerjaan, tetapi juga setelahnya, karena umur beton harus melebihi 21 hari baru bisa dilalui," jelasnya.
Di sisi lain, menurut Jumras, jika perbaikan dilakukan ?dengan pengaspalan, hanya jalur yang dikerjakan ditutup, jalur lainnya masih bisa dilalui kendaraan, serta tak harus menunggu waktu lama setelah proses pengaspalan untuk dilalui.?
Apa lagi, tambahnya, kondisi tanah juga sangat mendukung untuk diaspal, pihaknya akan melakukan perbaikan drainase untuk mengatasi masalah genangan air. ?
"Kalau dibeton anggarannya sekitar Rp50 miliar, dengan aspal justru lebih murah," imbuhnya.
Ia menyebutkan jalan yang akan diperbaiki sepanjang 1,9 kilometer, mulai dari Jl AP Pettarani sampai depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, yang banyak lubang dan kerusakan.?
"Kami berharap anggaran perbaikan dan peningkatan jalan bisa bertambah tahun depan," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan pihaknya akan fokus memperbaiki jalan provinsi. Nurdin bahkan menargetkan seluruh jalan provinsi diperbaiki dalam kurun waktu tiga tahun.
"Kami mengubah rencana perbaikan Jalan Letjend Hertasning, dari sebelumnya akan dibeton, kembali ke pengaspalan," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Jumras di Makassar, Kamis.
Perubahan tersebut, kata dia, dilakukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya adalah masalah kemacetan parah yang mungkin terjadi.
"Awalnya kita mau jalan beton, tapi akan menimbulkan kemacetan, karena jalan sepenuhnya harus ditutup, ?sementara jalan ini sangat padat dan hanya sedikit jalur alternatif," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, jika dilakukan pengerjaan dengan beton, jalan harus ditutup dalam waktu yang lama.
"Jalan ditutup tidak hanya pada saat pengerjaan, tetapi juga setelahnya, karena umur beton harus melebihi 21 hari baru bisa dilalui," jelasnya.
Di sisi lain, menurut Jumras, jika perbaikan dilakukan ?dengan pengaspalan, hanya jalur yang dikerjakan ditutup, jalur lainnya masih bisa dilalui kendaraan, serta tak harus menunggu waktu lama setelah proses pengaspalan untuk dilalui.?
Apa lagi, tambahnya, kondisi tanah juga sangat mendukung untuk diaspal, pihaknya akan melakukan perbaikan drainase untuk mengatasi masalah genangan air. ?
"Kalau dibeton anggarannya sekitar Rp50 miliar, dengan aspal justru lebih murah," imbuhnya.
Ia menyebutkan jalan yang akan diperbaiki sepanjang 1,9 kilometer, mulai dari Jl AP Pettarani sampai depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, yang banyak lubang dan kerusakan.?
"Kami berharap anggaran perbaikan dan peningkatan jalan bisa bertambah tahun depan," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan pihaknya akan fokus memperbaiki jalan provinsi. Nurdin bahkan menargetkan seluruh jalan provinsi diperbaiki dalam kurun waktu tiga tahun.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hindari genangan, Jasa Marga imbau pengguna jalan lewat Tol JORR 2 ke Bandara Soetta
30 January 2025 13:32 WIB, 2025
DMBK Sulsel segera kerjakan perbaikan jalan poros Kabupaten Sidrap-Soppeng
23 July 2023 19:10 WIB, 2023
BNPT perluas kerja sama pencegahan terorisme dengan Abpednas dan Pemuda Panca Marga
24 February 2023 13:43 WIB, 2023
Dinas Bina Marga Pinrang mendukung masyarakat bangun jalan secara swadaya
19 February 2023 0:23 WIB, 2023
Banjir tol Jakarta-Merak di km 24 akibat luapan Sungai Sabi Tangerang
14 November 2022 5:15 WIB, 2022
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB