Golkar Matra Butuh Rp3 Miliar
Senin, 31 Mei 2010 8:42 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat (Sulbar) membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk memaksimalkan pengkaderan di desa.
Hal ini dikatakan Sekretaris DPD II Partai Golkar Mamuju Utara, Syarifuddin Andi Baso, saat mengikuti rapat kerja daerah (Rakerda) I Partai Golkar Sulbar di Mamuju, Minggu.
Menurutnya, rekrutmen anggota partai di Mamuju Utara masih sangat terbatas akibat minimnya anggaran, sehingga diperlukan dukungan finansial yang gemuk untuk membiayai kegiatan kader di tingkat desa.
"Anggara sebesar Rp3 miliar ini akan digunakan untuk membiayai rekrutmen sebanyak 327 tim," jelasnya.
Ia menerangkan, hingga kini, DPD II Partai Golkar di Matra baru berhasil membentuk 215 tim yang tersebar di semua kecamatan.
"Sesuai dengan rencana awal, sasaran rekrutmen akan membentuk maksimal 4800 tim, namun, yang terealisasi baru 215 tim karena keterbatasan anggaran," ucap dia.
Syarifuudin mengatakan, sumber daya kader di Matra selama ini cukup memadai, namun, jumlah itu masih perlu dilakukan penambahan kader-kader muda dari golkar yang potensial.
"Kinerja kader Golkar di Matra cukup berhasil dalam melakukan fungsi kontrolnya terhadap pemerintah untuk pelaksanaan pembangunan yang lebih baik," kata dia.
Selain itu, dana yang diusulkan guna membiayai pembangunan kantor sekretariat Partai Golkar setiap kecamatan di Matra dan membiayai pembinaan kader muda di daerah itu.
"Selama ini kami hanya mengelola dana partai sebesar Rp2 miliar yang digunakan untuk melakukan sistem kaderisasi di semua tingkatan yakni dari desa hingga pembentukan kader kecamatan dan kabupaten," timalnya. (T.KR-ACO/S016)
Hal ini dikatakan Sekretaris DPD II Partai Golkar Mamuju Utara, Syarifuddin Andi Baso, saat mengikuti rapat kerja daerah (Rakerda) I Partai Golkar Sulbar di Mamuju, Minggu.
Menurutnya, rekrutmen anggota partai di Mamuju Utara masih sangat terbatas akibat minimnya anggaran, sehingga diperlukan dukungan finansial yang gemuk untuk membiayai kegiatan kader di tingkat desa.
"Anggara sebesar Rp3 miliar ini akan digunakan untuk membiayai rekrutmen sebanyak 327 tim," jelasnya.
Ia menerangkan, hingga kini, DPD II Partai Golkar di Matra baru berhasil membentuk 215 tim yang tersebar di semua kecamatan.
"Sesuai dengan rencana awal, sasaran rekrutmen akan membentuk maksimal 4800 tim, namun, yang terealisasi baru 215 tim karena keterbatasan anggaran," ucap dia.
Syarifuudin mengatakan, sumber daya kader di Matra selama ini cukup memadai, namun, jumlah itu masih perlu dilakukan penambahan kader-kader muda dari golkar yang potensial.
"Kinerja kader Golkar di Matra cukup berhasil dalam melakukan fungsi kontrolnya terhadap pemerintah untuk pelaksanaan pembangunan yang lebih baik," kata dia.
Selain itu, dana yang diusulkan guna membiayai pembangunan kantor sekretariat Partai Golkar setiap kecamatan di Matra dan membiayai pembinaan kader muda di daerah itu.
"Selama ini kami hanya mengelola dana partai sebesar Rp2 miliar yang digunakan untuk melakukan sistem kaderisasi di semua tingkatan yakni dari desa hingga pembentukan kader kecamatan dan kabupaten," timalnya. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Airlangga melantik Paulus Waterpauw jadi Ketua DPD Golkar Papua Barat
27 November 2023 11:34 WIB, 2023
DPD Partai Golkar Sulsel rombak struktur organisasi beri kesempatan calegnya
30 September 2023 20:04 WIB, 2023
Partai Golkar Sulsel menggelar pendidikan politik bidang media dan opini
15 December 2022 5:57 WIB, 2022
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB