Luna Maya mengenang masa remaja di Bali
Jumat, 13 Desember 2019 8:57 WIB
Cast film "Rumah Kentang: The Beginning" Luna Maya dalam sesi wawancara di redaksi LKBN ANTARA, Jakarta, Rabu (13/11/19) (ANTARA/Alviansyah)
Jakarta (ANTARA) - Aktris Luna Maya punya banyak kenangan saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama Katolik di Bali, ketika ia tak cuma aktif belajar, tapi juga berolahraga karena tergabung dalam tim basket.
Kadang kala ia sengaja membuat ulah agar diomeli suster dan tak diizinkan masuk kelas.
"Roknya kan putih-putih, sengaja celana bagian dalamnya warna-warna biar (terlihat), dipanggil suster," ujar Luna sembari tertawa saat berkunjung ke kantor berita ANTARA beberapa waktu lalu.
Tujuannya melakukan itu hanya satu, agar tak perlu masuk kelas dan belajar. Untungnya Luna termasuk salah satu tim inti dari klub basket sekolah yang kerap berkompetisi, sehingga keisengannya dimaklumi dan tidak menimbulkan masalah besar.
Luna juga mengenang ia dan teman-temannya pernah dihukum berdiri di bawah tiang bendera, kemudian melakukan sikap hormat terhadap bendera.
Alih-alih malu, geng remaja kala itu menganggap hukuman tersebut justru membuat mereka keren dan terkenal di sekolah.
"Tapi kalau bolos jarang, aku suka ke sekolah karena ketemu sama teman-teman," tutup Luna.
Pada akhir tahun ini, Luna hadir dalam beberapa film yang tayang di layar lebar, seperti film horor "Rumah Kentang" dan film drama remaja "Eggnoid". Di "Rumah Kentang", dia beradu akting dengan aktor Christian Sugiono dalam misteri yang diangkat dari mitos rumah kentang angker di Indonesia. Di "Eggnoid", Luna Maya mendapatkan peran yang ceria sebagai tante Diany yang tinggal bersama keponakannya Ran (Sheila Dara) yang sudah sebatang kara.
Kadang kala ia sengaja membuat ulah agar diomeli suster dan tak diizinkan masuk kelas.
"Roknya kan putih-putih, sengaja celana bagian dalamnya warna-warna biar (terlihat), dipanggil suster," ujar Luna sembari tertawa saat berkunjung ke kantor berita ANTARA beberapa waktu lalu.
Tujuannya melakukan itu hanya satu, agar tak perlu masuk kelas dan belajar. Untungnya Luna termasuk salah satu tim inti dari klub basket sekolah yang kerap berkompetisi, sehingga keisengannya dimaklumi dan tidak menimbulkan masalah besar.
Luna juga mengenang ia dan teman-temannya pernah dihukum berdiri di bawah tiang bendera, kemudian melakukan sikap hormat terhadap bendera.
Alih-alih malu, geng remaja kala itu menganggap hukuman tersebut justru membuat mereka keren dan terkenal di sekolah.
"Tapi kalau bolos jarang, aku suka ke sekolah karena ketemu sama teman-teman," tutup Luna.
Pada akhir tahun ini, Luna hadir dalam beberapa film yang tayang di layar lebar, seperti film horor "Rumah Kentang" dan film drama remaja "Eggnoid". Di "Rumah Kentang", dia beradu akting dengan aktor Christian Sugiono dalam misteri yang diangkat dari mitos rumah kentang angker di Indonesia. Di "Eggnoid", Luna Maya mendapatkan peran yang ceria sebagai tante Diany yang tinggal bersama keponakannya Ran (Sheila Dara) yang sudah sebatang kara.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekda Sulsel menekankan pentingnya mitigasi risiko dunia maya di kalangan pelajar
14 October 2025 15:11 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir tunjuk Maya Watono sebagai Dirut InJourney
22 November 2024 8:33 WIB, 2024
Marwan/Jessica runner-up Xpora Indonesia International Challenge 2023
03 September 2023 18:12 WIB, 2023
Selly Marcelina kembali berakting dalam film horor "Suzzanna Malam Jumat Kliwon"
30 July 2023 6:34 WIB, 2023
Pentingnya etika dalam beraktivitas di dunia maya demi terhindari dari UU ITE
11 June 2023 10:18 WIB, 2023
BNPT latih para santri melawan narasi intoleran, radikal dan terorisme di dunia maya
18 June 2022 15:24 WIB, 2022
Terpopuler - Profil
Lihat Juga
Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI
23 October 2024 15:10 WIB, 2024
Azka, bocah 4 tahun, selamat setelah tertimbun tiga hari di Cianjur
23 November 2022 15:21 WIB, 2022
Profil atlet Paralimpiade: Elvin Sesa, andalan Ibu Pertiwi asal Masohi
23 August 2021 6:45 WIB, 2021
Di tengah kepasrahan keluarga korban Sriwijaya Air tersembul asa keajaiban
10 January 2021 16:55 WIB, 2021