Objek Wisata Tope Jawa sepi pengunjung akibat hujan dan ombak tinggi
Jumat, 3 Januari 2020 16:02 WIB
Suasana kawasan pantai Tope Jawa, Kabupaten Takalar. Sulsel, Jumat (3/1/2020). ANTARA Foto/ Suriania Mappong
Makassar (ANTARA) - Kawasan wisata Tope Jawa di Kabupaten Takalar, Sulawesi selatan sepi pengunjung karena hujan dan ombak tinggi di bibir pantai Tope Jawa.
"Pengujung sejak kemarin dan hari ini sangat sepi, meskipun masih liburan sekolah. Ini karena hujan dan ombak tinggi, sehingga tidak cocok mandi-mandi di pantai," kata salah seorang pengelola kawasan foto booth Mulianti di Tope Jawa, Kabupaten Takalar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, dalam kondisi cuaca yang mendukung biasanya mendapatkan 500 orang pengunjung per hari yang menyewa gazebo dan foto both yang dikelolanya. Namun sejak dua hari terkahir kondisi cuaca tidak bersahabat, sehingga hanya mendapatkan 12 orang kunjungan saja.
Menurut dia, dengan sepinya pengunjung pada musim libur sekolah ini, otomatis pendapatannya berkurang dari kondisi normal rata-rata Rp350 ribu per hari menjadi Rp75 ribu per hari.
Hal senada dikemukakan petugas loket kawasan wisata Tope Jawa yang memiliki wahana permainan lebih lengkap, Feby.
Dia mengatakan, puncak pengunjung terjadi pada H-1 tahun baru 2020. Namun setelah itu, pengujung mulai sepi, karena hujan dan ombak cukup tinggi, sehingga berbahaya untuk menjadi sarana rekreasi.
Kendati demikian, lanjut dia, pihak pengelola sudah menyiapkan wahana bermain dan kolam renang yang cukup aman, meski dalam kondisi hujan.
"Semoga libur sekolah yang masih tersisa beberapa hari lagi, didukung dengan kondisi cuaca yang lebih baik, sehingga banyak pengunjung datang," ujarnya.
"Pengujung sejak kemarin dan hari ini sangat sepi, meskipun masih liburan sekolah. Ini karena hujan dan ombak tinggi, sehingga tidak cocok mandi-mandi di pantai," kata salah seorang pengelola kawasan foto booth Mulianti di Tope Jawa, Kabupaten Takalar, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, dalam kondisi cuaca yang mendukung biasanya mendapatkan 500 orang pengunjung per hari yang menyewa gazebo dan foto both yang dikelolanya. Namun sejak dua hari terkahir kondisi cuaca tidak bersahabat, sehingga hanya mendapatkan 12 orang kunjungan saja.
Menurut dia, dengan sepinya pengunjung pada musim libur sekolah ini, otomatis pendapatannya berkurang dari kondisi normal rata-rata Rp350 ribu per hari menjadi Rp75 ribu per hari.
Hal senada dikemukakan petugas loket kawasan wisata Tope Jawa yang memiliki wahana permainan lebih lengkap, Feby.
Dia mengatakan, puncak pengunjung terjadi pada H-1 tahun baru 2020. Namun setelah itu, pengujung mulai sepi, karena hujan dan ombak cukup tinggi, sehingga berbahaya untuk menjadi sarana rekreasi.
Kendati demikian, lanjut dia, pihak pengelola sudah menyiapkan wahana bermain dan kolam renang yang cukup aman, meski dalam kondisi hujan.
"Semoga libur sekolah yang masih tersisa beberapa hari lagi, didukung dengan kondisi cuaca yang lebih baik, sehingga banyak pengunjung datang," ujarnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Al Haris Competition 2026 berakhir, tekankan sportivitas dan pembinaan karakter
14 February 2026 17:19 WIB
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru
24 December 2025 4:58 WIB
LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara
14 December 2025 6:03 WIB
Wamen Pariwisata : Pemda harus hadir mendukung kegiatan berkualitas daerah
25 September 2025 12:46 WIB
Sulbar tampilkan tenun Sekomandi dan Saqbe Mandar di ajang Fesyar KTI 2025
04 September 2025 19:03 WIB
Kemenpar gandeng BIMP-EAGA jajaki potensi wisata Geopark Rammang-Rammang Maros
23 August 2025 17:28 WIB