Kabupaten Pangkep raih WTP ke-9 kalinya
Jumat, 29 Mei 2020 14:33 WIB
Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid (dua kanan) bersama Ketua DPRD Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (tiga kanan) usai menandatangani laporan hasil pemeriksaan yang disaksikan Ketua BPK Sulsel secara virtual di ruang kerja Bupati Pangkep, Jumat (29/5/2020). ANTARA/HO-Diskominfo Pangkep
Pangkep (ANTARA) - Kabupaten Pangkep kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2019 dari BPK Perwakilan Sulawesi Selaran (Sulsel) untuk ke-9 kalinya atau delapan kali berturut-turut.
Penyampaian hasil opini itu dilaksanakan dalam rapat penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) BPK Perwakilan Sulsel bersama dengan para bupati/wali kota serta Ketua DPRD se-Sulsel yang dilakukan secara virtual, Jumat.
Ketua BPK Perwakilan Sulsel Wahyu Priyono saat mengumumkan hasil opini itu menyebutkan Kabupaten Pangkep berhasil meraih WTP untuk Tahun Anggaran 2019 dan berharap agar terus ditingkatkan untuk tahun anggaran berikutnya.
Kabupaten Pangkep sebelumnya telah meraih WTP pada 2005, dan selanjutnya secara berturut-turut dari tahun 2012-2019.
Wahyu juga berharap kepada semua daerah di Sulsel agar berhati-hati dalam pelaksanaan APBD 2020 ini, Karena pemeriksaan tetap akan dilaksanakan meski banyak perubahan dalam APBD menyesuaikan dengan anggaran untuk penanganan COVID-19.
"Laporan harus akurat tanpa adanya penyimpangan sehingga pemeriksaan menghasilkan opini yang baik," katanya.
Sementara, Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid SE mengatakan jika apa yang diraihnya merupakan hasil kerja semua pihak termasuk DPRD dan OPD,
Syamsuddin yang tahun ini terakhir sebagai pejabat Bupati Pangkep berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan.
Dalam acara itu, Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid bersama Ketua DPRD Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, menandatangani laporan hasil pemeriksaan yang disaksikan Ketua BPK Sulsel meski dilakukan secara virtual di ruang kerja Bupati Pangkep. (*/Adv)
Penyampaian hasil opini itu dilaksanakan dalam rapat penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) BPK Perwakilan Sulsel bersama dengan para bupati/wali kota serta Ketua DPRD se-Sulsel yang dilakukan secara virtual, Jumat.
Ketua BPK Perwakilan Sulsel Wahyu Priyono saat mengumumkan hasil opini itu menyebutkan Kabupaten Pangkep berhasil meraih WTP untuk Tahun Anggaran 2019 dan berharap agar terus ditingkatkan untuk tahun anggaran berikutnya.
Kabupaten Pangkep sebelumnya telah meraih WTP pada 2005, dan selanjutnya secara berturut-turut dari tahun 2012-2019.
Wahyu juga berharap kepada semua daerah di Sulsel agar berhati-hati dalam pelaksanaan APBD 2020 ini, Karena pemeriksaan tetap akan dilaksanakan meski banyak perubahan dalam APBD menyesuaikan dengan anggaran untuk penanganan COVID-19.
"Laporan harus akurat tanpa adanya penyimpangan sehingga pemeriksaan menghasilkan opini yang baik," katanya.
Sementara, Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid SE mengatakan jika apa yang diraihnya merupakan hasil kerja semua pihak termasuk DPRD dan OPD,
Syamsuddin yang tahun ini terakhir sebagai pejabat Bupati Pangkep berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan.
Dalam acara itu, Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid bersama Ketua DPRD Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, menandatangani laporan hasil pemeriksaan yang disaksikan Ketua BPK Sulsel meski dilakukan secara virtual di ruang kerja Bupati Pangkep. (*/Adv)
Pewarta : Darim
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Pusdokkes Polri kumpulkan data untuk identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR
21 January 2026 4:42 WIB
Menhub: Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Pangkep laik terbang
20 January 2026 4:35 WIB
Tim SAR Unhas terlibat pencarian pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Pangkep
19 January 2026 17:37 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB