LIPI kukuhkan empat orang profesor riset
Selasa, 27 Juli 2021 13:59 WIB
Arsip Foto. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Jakarta (ANTARA) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengukuhkan empat profesor riset yang meliputi profesor riset bidang metalurgi proses, teknologi instrumentasi, ilmu kebumian, serta metalurgi dan material.
Rudi Subagja dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Sensus Wijonarko dari Pusat Penelitian Fisika, Danny Hilman Natawidjaja dari Pusat Penelitian Geoteknologi, dan Efendi dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material berturut-turut dikukuhkan sebagai profesor riset LIPI ke-151, 152, 153, dan 154 dalam acara pengukuhan di Jakarta, Selasa.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berharap profesor riset yang baru dan grup-grup riset di bawahnya bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi upaya untuk memajukan ekonomi dengan fundamental riset dan inovasi yang kuat.
"Sehingga kita akan bisa terus melaju dan ekonomi kita tumbuh dan berkembang, kita tidak terjebak dengan middle income trap (jebakan pendapatan menengah ke bawah), kita bisa terus melampaui batas-batas pertumbuhan ekonomi seperti halnya negara-negara maju yang sudah ada pada saat ini," katanya dalam acara orasi pengukuhan profesor riset LIPI.
Ia mengemukakan, empat profesor riset yang baru dikukuhkan memberikan harapan baru kepada publik bahwa Indonesia bisa lebih mampu bersaing dan berkontribusi di ranah internasional.
Para profesor riset yang baru, ia melanjutkan, juga diharapkan bisa memberikan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Dalam acara pengukuhan profesor riset LIPI, Rudi Subagja menyampaikan orasi mengenai pengembangan teknologi proses ekstraksi titanium, nikel, dan tembaga untuk kemandirian Industri nasional dan Sensus Wijonarko membacakan naskah orasi mengenai instrumentasi neraca air dalam sistem pengamat hidrometeorologi terpadu untuk upaya mewujudkan ketahanan air.
Sementara itu, Danny Hilman Natawidjaja menyampaikan orasi perihal riset sesar aktif Indonesia dan peranannya dalam mitigasi bencana gempa dan tsunami serta Efendi membacakan orasi tentang desain paduan logam untuk komponen turbin pembangkit listrik.
Pelaksana Harian Kepala LIPI Agus Haryono mengatakan bahwa hasil penelitian keempat profesor riset tersebut akan membantu menjawab permasalahan dalam mitigasi bencana, pembangunan yang aman dan tangguh bencana, serta peningkatan nilai tambah sumber daya mineral.
"Tentu hasil-hasil penelitian dan pemanfaatan ini diharapkan dapat berkontribusi besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus menciptakan kemandirian industri nasional serta membantu memecahkan masalah pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah sumber daya mineral yang ada di Indonesia khususnya ilmenit, nikel, laterit, serta malasit," katanya.
Rudi Subagja dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Sensus Wijonarko dari Pusat Penelitian Fisika, Danny Hilman Natawidjaja dari Pusat Penelitian Geoteknologi, dan Efendi dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material berturut-turut dikukuhkan sebagai profesor riset LIPI ke-151, 152, 153, dan 154 dalam acara pengukuhan di Jakarta, Selasa.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berharap profesor riset yang baru dan grup-grup riset di bawahnya bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi upaya untuk memajukan ekonomi dengan fundamental riset dan inovasi yang kuat.
"Sehingga kita akan bisa terus melaju dan ekonomi kita tumbuh dan berkembang, kita tidak terjebak dengan middle income trap (jebakan pendapatan menengah ke bawah), kita bisa terus melampaui batas-batas pertumbuhan ekonomi seperti halnya negara-negara maju yang sudah ada pada saat ini," katanya dalam acara orasi pengukuhan profesor riset LIPI.
Ia mengemukakan, empat profesor riset yang baru dikukuhkan memberikan harapan baru kepada publik bahwa Indonesia bisa lebih mampu bersaing dan berkontribusi di ranah internasional.
Para profesor riset yang baru, ia melanjutkan, juga diharapkan bisa memberikan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Dalam acara pengukuhan profesor riset LIPI, Rudi Subagja menyampaikan orasi mengenai pengembangan teknologi proses ekstraksi titanium, nikel, dan tembaga untuk kemandirian Industri nasional dan Sensus Wijonarko membacakan naskah orasi mengenai instrumentasi neraca air dalam sistem pengamat hidrometeorologi terpadu untuk upaya mewujudkan ketahanan air.
Sementara itu, Danny Hilman Natawidjaja menyampaikan orasi perihal riset sesar aktif Indonesia dan peranannya dalam mitigasi bencana gempa dan tsunami serta Efendi membacakan orasi tentang desain paduan logam untuk komponen turbin pembangkit listrik.
Pelaksana Harian Kepala LIPI Agus Haryono mengatakan bahwa hasil penelitian keempat profesor riset tersebut akan membantu menjawab permasalahan dalam mitigasi bencana, pembangunan yang aman dan tangguh bencana, serta peningkatan nilai tambah sumber daya mineral.
"Tentu hasil-hasil penelitian dan pemanfaatan ini diharapkan dapat berkontribusi besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus menciptakan kemandirian industri nasional serta membantu memecahkan masalah pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah sumber daya mineral yang ada di Indonesia khususnya ilmenit, nikel, laterit, serta malasit," katanya.
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
Direktur Kemendiktisaintek dorong kampus hilirisasi riset sesuai kebutuhan
03 December 2025 19:10 WIB
Pemprov Sulbar berkomitmen jadikan Mes Patriot pusat riset kawasan transmigrasi
21 November 2025 22:03 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
SAR evakuasi 101 kantong jenazah korban longsor Cisarua hingga hari ke-20
12 February 2026 15:42 WIB
Kehilangan uang, Seorang guru SD di jember tega menanggalkan pakaian 22 siswanya
12 February 2026 15:24 WIB