
Pemprov Sulbar berkomitmen jadikan Mes Patriot pusat riset kawasan transmigrasi

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen menjadikan Mes Patriot sebagai strategi fundamental untuk mentransformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis riset, inovasi dan investasi kawasan.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka, di Mamuju, Jumat menegaskan, pentingnya Mes Patriot atau Kampus Patriot sebagai ruang belajar berbasis riset lapangan.
"Saya berharap, hasil kajian yang dilakukan di kawasan tersebut tidak hanya berhenti sebagai laporan akademik, tetapi menjadi rekomendasi langsung untuk pembangunan wilayah," kata Suhardi Duka.
Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Sulbar Darwis Damir mengatakan, Mes Patriot bukan sekedar infrastruktur fisik, melainkan akan berfungsi sebagai simpul integrasi antara dunia pendidikan, riset ilmiah, perencanaan pembangunan dan investasi strategis.
Di tempat inilah mahasiswa, peneliti dan Tim Ekspedisi Patriot kata dia, akan melakukan kajian langsung di lapangan yang terhubung dengan kebutuhan ril masyarakat transmigran dan potensi lokal daerah.
"Paradigma transmigrasi kini telah berubah. Bukan lagi sekadar perpindahan penduduk, melainkan bagaimana kawasan yang dibangun mampu menjadi pusat kesejahteraan dan penggerak ekonomi baru," kata Darwis Damir.
Menurutnya, Kampus Patriot sebagai katalisator bagi industrialisasi dan hilirisasi produk lokal.
"Ini bukan hanya tentang pendidikan, tetapi tentang membangun pusat ekonomi baru yang berkelanjutan di kawasan transmigrasi," jelas Darwis Damir.
Bapperida Sulbar katanya siap mengawal setiap rekomendasi riset agar terkoneksi dengan dokumen perencanaan dan kebijakan pembangunan daerah.
"Bapperida akan memastikan hasil riset mahasiswa dan Tim Ekspedisi Patriot terintegrasi dalam proses perumusan kebijakan berbasis data dan bukti (evidence-based policy), di bawah koordinasi Sekretaris Daerah Sulbar," terang Darwis Damir.
Sebelumnya, yakni pada Rabu (19/11) Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara meninjau dua lokasi pembangunan Kampus Patriot di Kabupaten Mamuju di kawasan wisata Gentungan dan Dusun Bebangan Kecamatan Kalukku.
Kampus Patriot tersebut direncanakan menjadi pusat aktivitas penelitian dan pengembangan kawasan transmigrasi oleh para peneliti, mahasiswa serta tim ekspedisi patriot
Menteri Iftitah menekankan, bahwa aspek kenyamanan, kelengkapan fasilitas, serta dukungan konektivitas digital menjadi pertimbangan utama sebelum penetapan lokasi final Kampus Patriot.
Ia menegaskan bahwa sejumlah aspek menjadi perhatian sebelum penetapan lokasi dilakukan, seperti ketersediaan layanan kesehatan, akses jalan, jaringan internet untuk mendukung sistem pendidikan jarak jauh, air bersih serta fasilitas pendukung lainnya.
"Kita berharap bahwa nanti para patriot tinggal di sini itu terasa nyaman," katanya.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
