Tingkat Kelulusan UN di Makassar 100 Persen
Selasa, 21 Juni 2011 3:12 WIB
Makassar (ANTARA News) - Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddintas mengatakan tingkat kelulusan ujian nasional 2011 untuk SD/MI/SD Luar Biasa mencapai 100 persen dari jumlah peserta 21.877 orang.
"Tingkat kelulusan 100 persen ini sesuai harapan. Sebelumnya, target utama adalah kelulusan meningkat, dan ini sudah terlaksana tahun ini, bahkan mencapai 100 persen," kata Muhyiddin di Makassar, Senin.
Ia menyampaikan apresiasinya terhadap para guru yang berupaya mempersiapkan anak didiknya menghadapi UN sejak dini dan memberikan jam tambahan belajar enam bulan sebelum pelaksanaan ujian hingga membuahkan hasil menggembirakan.
Apalagi, lanjut dia, pelaksanaan UN SD/MI merupakan yang pertama, mengingat pada periode sebelumnya berupa ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN).
Menurut dia, pencapaian tersebut tidak terlepas dari keseriusan masing-masing sekolah yang terus menggembleng siswanya, termasuk menambah jam pelajaran setiap pekan.
Ia berharap semua lulusan 2011 bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP atau madrasah tsanawiyah (MTs) tanpa harus beralasan karena faktor ekonomi.
"Jika ada siswa kurang mampu, kami siap membantu untuk mengarahkan ke sekolah yang tepat. Bagi pelajar berprestasi akan mendapat bantuan," katanya.
Ia juga menyatakan orang tua tidak ada alasan untuk tidak menyekolahkan anaknya karena persoalan tidak mampu membiayai dianggapnya bukan sebagai penghalang. Pemerintah Kota Makassar sudah menggunakan sistem subsidi silang.
"Jumlah siswa yang mengikuti UN 2011, yakni 21.877 ribu orang dari 419 sekolah, baik SD, MI, maupun sekolah dasar luar biasa (SDLB). (T.KR-MH/E005)
"Tingkat kelulusan 100 persen ini sesuai harapan. Sebelumnya, target utama adalah kelulusan meningkat, dan ini sudah terlaksana tahun ini, bahkan mencapai 100 persen," kata Muhyiddin di Makassar, Senin.
Ia menyampaikan apresiasinya terhadap para guru yang berupaya mempersiapkan anak didiknya menghadapi UN sejak dini dan memberikan jam tambahan belajar enam bulan sebelum pelaksanaan ujian hingga membuahkan hasil menggembirakan.
Apalagi, lanjut dia, pelaksanaan UN SD/MI merupakan yang pertama, mengingat pada periode sebelumnya berupa ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN).
Menurut dia, pencapaian tersebut tidak terlepas dari keseriusan masing-masing sekolah yang terus menggembleng siswanya, termasuk menambah jam pelajaran setiap pekan.
Ia berharap semua lulusan 2011 bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP atau madrasah tsanawiyah (MTs) tanpa harus beralasan karena faktor ekonomi.
"Jika ada siswa kurang mampu, kami siap membantu untuk mengarahkan ke sekolah yang tepat. Bagi pelajar berprestasi akan mendapat bantuan," katanya.
Ia juga menyatakan orang tua tidak ada alasan untuk tidak menyekolahkan anaknya karena persoalan tidak mampu membiayai dianggapnya bukan sebagai penghalang. Pemerintah Kota Makassar sudah menggunakan sistem subsidi silang.
"Jumlah siswa yang mengikuti UN 2011, yakni 21.877 ribu orang dari 419 sekolah, baik SD, MI, maupun sekolah dasar luar biasa (SDLB). (T.KR-MH/E005)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar menyiapkan pelatihan pengelolaan sekolah swasta unggulan
24 September 2025 19:01 WIB
Pemkot Makassar buka peluang bagi warga prasejahtera ke sekolah unggulan
24 September 2025 18:58 WIB
Pemkot Makassar pastikan tidak ada anak tertinggal dari akses pendidikan
02 July 2025 16:33 WIB, 2025
Kadisdik Makassar : Sekolah PAUD Negeri siap menjadi pusat belajar guru
12 February 2025 8:55 WIB, 2025
Wali Kota Makassar perintahkan aktivitas Kantor Disdik dipindahkan usai terbakar
11 January 2025 16:40 WIB, 2025