Bulog Sulselbar kembali suplai beras ke luar wilayah
Sabtu, 23 Oktober 2021 22:27 WIB
Stok beras yang berada di Gudang Bulog Makassar, Sulsel. ANTARA Foto/HO-Humas Dinsos Makassar
Makassar (ANTARA) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) kembali menyuplai beras ke luar wilayahnya, khususnya pada daerah defisit terhadap pemenuhan makanan pokok tersebut.
Kepala Divre Perum Bulog Divre Sulselbar Eko Pranoto di Makassar, Sabtu mengemukakan bahwa pihaknya telah diminta untuk membantu penyediaan beras pada wilayah defisit di Kawasan Indonesia Timur.
"Kita baru-baru ini kembali membantu daerah-daerah defisit seperti daerah Maluku, NTT, dan Papua. Itu sudah jalan, kemarin sudah berjalan 505 ton ke NTT dan Maluku," ungkap Eko.
Selain daerah timur Indonesia, Bulog Sulselbar juga telah menyuplai beras ke wilayah Sumatera Utara (Sumut) sekitar 1.400 ton pada 21 Oktober 2021.
"Untuk Sumut, kita baru mengirim 650 ton. Sementara tujuan Papua akan menyusul lagi," ujar dia.
Pada waktu yang bersamaan dengan Sumut, Bulog Sulselbar juga telah menyuplai provinsi tetangga dengan tujuan Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo yang totalnya sebanyak 2.025 ton beras.
"Sudah termuat 65 kontainer atau setara 1.625 ton beras dan sementara yang baru sudah dibongkar sebanyak 23 kontainer atau setara 575 ton," kata dia.
Eko mengemukakan bahwa stok beras Bulog untuk wilayah Sulselbar masih sangat melimpah dengan total 265.000 ton, jumlah ini mencukupi hingga 38 bulan ke depan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Maka dari itu, Eko berharap segera ada permintaan dari Pemerintah Provinsi maupun kota untuk penyaluran beras Bulog.
"Untuk penugasan/penunjukan belum ada. Kami butuh bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk bantu penyalurannya," ujarnya.
Kepala Divre Perum Bulog Divre Sulselbar Eko Pranoto di Makassar, Sabtu mengemukakan bahwa pihaknya telah diminta untuk membantu penyediaan beras pada wilayah defisit di Kawasan Indonesia Timur.
"Kita baru-baru ini kembali membantu daerah-daerah defisit seperti daerah Maluku, NTT, dan Papua. Itu sudah jalan, kemarin sudah berjalan 505 ton ke NTT dan Maluku," ungkap Eko.
Selain daerah timur Indonesia, Bulog Sulselbar juga telah menyuplai beras ke wilayah Sumatera Utara (Sumut) sekitar 1.400 ton pada 21 Oktober 2021.
"Untuk Sumut, kita baru mengirim 650 ton. Sementara tujuan Papua akan menyusul lagi," ujar dia.
Pada waktu yang bersamaan dengan Sumut, Bulog Sulselbar juga telah menyuplai provinsi tetangga dengan tujuan Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Utara dan Gorontalo yang totalnya sebanyak 2.025 ton beras.
"Sudah termuat 65 kontainer atau setara 1.625 ton beras dan sementara yang baru sudah dibongkar sebanyak 23 kontainer atau setara 575 ton," kata dia.
Eko mengemukakan bahwa stok beras Bulog untuk wilayah Sulselbar masih sangat melimpah dengan total 265.000 ton, jumlah ini mencukupi hingga 38 bulan ke depan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Maka dari itu, Eko berharap segera ada permintaan dari Pemerintah Provinsi maupun kota untuk penyaluran beras Bulog.
"Untuk penugasan/penunjukan belum ada. Kami butuh bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk bantu penyalurannya," ujarnya.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekda: Bank Sulselbar konsisten sumbang hingga empat persen ke PAD Sulsel
11 December 2025 11:14 WIB
Jejak literasi keuangan dari pegunungan hingga kepulauan di wilayah Sulsel
30 October 2025 16:53 WIB
PLN UID Sulselbar ikut salurkan paket Rp356 di Pasar Murah Disnakertrans Sulsel
15 October 2025 21:26 WIB
Pemprov Sulbar dan Bank Sulselbar dorong transformasi digital koperasi ASN
29 September 2025 23:01 WIB
Terpopuler - Jasa
Lihat Juga
Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah
29 December 2025 18:40 WIB
PLN UUD Sulselrabar kembali terjunkan 21 personel, pulihkan listrik di Aceh
19 December 2025 18:30 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran penanganan bencana Sumatera tak hambat laju ekonomi
15 December 2025 15:31 WIB