Warga Karossa Minta Disiapkan Armada Pemadam Kebakaran
Minggu, 20 November 2011 3:53 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Warga masyarakat Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, meminta kepada pemerintah untuk disiapkan fasiltas berupa armada pemadam kebakaran.
"Masyarakat di daerah Karossa perbatasan dengan Kabupaten Mamuju Utara, sangat membutuhkan adanya fasilitas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi jika terjadi bencana kebakaran. Ini sering kali kami usulkan dalam acara Musrembang desa, namun aspirasi itu belum direalisasikan pemerintah kabupaten," kata salah seorang tokoh masyarakat Karossa, Hasbi di Mamuju, Minggu.
Menurut dia, peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan pasar tradisional dan rumah penduduk setempat beberapa waktu lalu tidak dapat diselamatkan karena bantuan unit pemadam kebakaran yang ada di Mamuju terlambat tiba di lokasi kejadian.
"Jarak antara Karossa ke Mamuju sangat jauh sekitar lebih 100 kilometer. Jika ada musibah kebakaran, otomatis bantuan pemadam pasti terlambat tiba di Karossa karena membutuhkan perjalanan hingga tiga jam," jelasnya.
Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Mamuju harus memikirkan usulan masyarakat ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang bisa menimbulkan kerugian masyarakat.
Ia mengatakan, kebakaran yang terjadi pada 4 November 2011 yang lalu mengakibatkan 71 Kepala Keluarga (KK) kini hidupnya tidak menentu.
"Kebakaran yang terjadi di Korossa waktu itu tidak hanya mengakibatkan pasar rata dengan tanah. Namun, sejumlah ruko dan pasar tradisional juga hangus akibat amukan sijago merah," jelasnya.
Hasbi menyampaikan, dampak terjadinya kebakaran di Karossa ini telah melumpuhkan aktivitas para pelaku usaha kecil karena barang dagangnnya ikut terbakar.
Masyarakat di daerahnya, kata dia, sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah minimal para korban bisa kembali aktif melanjutkan usahanya.
Tentunya, lanjutnya, para korban diberikan bantuan modal usaha agar aktivitas perekonomian di daerah Karossa kembali normal.
"Bukan hanya itu, pemerintah diharapkan memperbaiki kembali pasar tradisional yang hancur akibat kebakaran beberapa waktu lalu," ucapnya. (T.KR-ACO/F003)
"Masyarakat di daerah Karossa perbatasan dengan Kabupaten Mamuju Utara, sangat membutuhkan adanya fasilitas pemadam kebakaran untuk mengantisipasi jika terjadi bencana kebakaran. Ini sering kali kami usulkan dalam acara Musrembang desa, namun aspirasi itu belum direalisasikan pemerintah kabupaten," kata salah seorang tokoh masyarakat Karossa, Hasbi di Mamuju, Minggu.
Menurut dia, peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan pasar tradisional dan rumah penduduk setempat beberapa waktu lalu tidak dapat diselamatkan karena bantuan unit pemadam kebakaran yang ada di Mamuju terlambat tiba di lokasi kejadian.
"Jarak antara Karossa ke Mamuju sangat jauh sekitar lebih 100 kilometer. Jika ada musibah kebakaran, otomatis bantuan pemadam pasti terlambat tiba di Karossa karena membutuhkan perjalanan hingga tiga jam," jelasnya.
Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Mamuju harus memikirkan usulan masyarakat ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang bisa menimbulkan kerugian masyarakat.
Ia mengatakan, kebakaran yang terjadi pada 4 November 2011 yang lalu mengakibatkan 71 Kepala Keluarga (KK) kini hidupnya tidak menentu.
"Kebakaran yang terjadi di Korossa waktu itu tidak hanya mengakibatkan pasar rata dengan tanah. Namun, sejumlah ruko dan pasar tradisional juga hangus akibat amukan sijago merah," jelasnya.
Hasbi menyampaikan, dampak terjadinya kebakaran di Karossa ini telah melumpuhkan aktivitas para pelaku usaha kecil karena barang dagangnnya ikut terbakar.
Masyarakat di daerahnya, kata dia, sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah minimal para korban bisa kembali aktif melanjutkan usahanya.
Tentunya, lanjutnya, para korban diberikan bantuan modal usaha agar aktivitas perekonomian di daerah Karossa kembali normal.
"Bukan hanya itu, pemerintah diharapkan memperbaiki kembali pasar tradisional yang hancur akibat kebakaran beberapa waktu lalu," ucapnya. (T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Damkar Makassar kunjungan ke China untuk jajaki kerja sama teknologi pemadam
19 January 2025 14:51 WIB, 2025
Dinas Damkar Makassar membantu korban kecelakaan penabrak mobil pemadam
16 August 2024 1:00 WIB, 2024
PLN UP2K bangun infrastruktur listrik di 64 lokasi di Sulawesi Barat
06 December 2023 16:01 WIB, 2023
Dinas Damkar Makassar minta badan usaha miliki alat pemadam kebakaran
24 January 2023 19:49 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan petir berpotensi guyur sejumlah kota besar pada Selasa, Makassar hujan ringan
19 May 2026 7:30 WIB