Wamenkeu minta Wajib Pajak segera melaporkan SPT Tahunan
Selasa, 15 Maret 2022 11:26 WIB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Webinar Keamanan Informasi Pusintek di Jakarta, Selasa (15/3/2022). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta masyarakat yang merupakan Wajib Pajak (WP) untuk segera melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dengan tahun pajak 2021.
“Pelaporan pajak bersifat elektronik yang semoga-moga sekarang Ibu dan Bapak segera melaporkan pajak pribadi menggunakan e-Filing,” katanya dalam Webinar Keamanan Informasi Pusintek di Jakarta, Selasa.
Suahasil mendorong para Wajib Pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan mereka mengingat batas pelaporan untuk WP Orang Pribadi (OP) jatuh pada 31 Maret sedangkan WP Badan pada 30 April.
Ia mengatakan para Wajib Pajak bisa memanfaatkan kanal daring untuk melaporkan SPT Tahunan mereka yakni e-Filing, aplikasi e-SPT maupun e-Form.
Menurutnya, kanal tersebut merupakan bentuk pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi oleh Kemenkeu dalam rangka mempermudah masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya sebagai WP.
Sementara itu, sejak 1 Januari sampai 14 Maret 2022 pukul 08.06 WIB sebanyak 6,1 juta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun 2021 telah dilaporkan.
SPT itu disampaikan oleh 19 juta WP meliputi 17,35 juta WP OP (Wajib Pajak Orang Pribadi) yang mengumpulkan 5,92 juta SPT dan 1,65 juta WP Badan yang melaporkan 183.267 SPT.
Mayoritas WP melaporkannya melalui e-Filling yakni 5,37 juta meliputi 5,32 juta WP OP dan 52.055 WP Badan sedangkan melalui e-Form sebanyak 392.353 SPT meliputi 294.892 SPT WP OP dan 97.461 SPT WP Badan.
Kemudian ada sebanyak 119.558 SPT dilaporkan melalui e-SPT yang meliputi 112.606 SPT WP OP dan 6.952 SPT WP Badan.
Tak hanya itu, terdapat juga WP yang melaporkan secara manual yang tercatat 218 ribu SPT meliputi 191.201 SPT WP OP dan 26.799 SPT WP Badan.
“Pelaporan pajak bersifat elektronik yang semoga-moga sekarang Ibu dan Bapak segera melaporkan pajak pribadi menggunakan e-Filing,” katanya dalam Webinar Keamanan Informasi Pusintek di Jakarta, Selasa.
Suahasil mendorong para Wajib Pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan mereka mengingat batas pelaporan untuk WP Orang Pribadi (OP) jatuh pada 31 Maret sedangkan WP Badan pada 30 April.
Ia mengatakan para Wajib Pajak bisa memanfaatkan kanal daring untuk melaporkan SPT Tahunan mereka yakni e-Filing, aplikasi e-SPT maupun e-Form.
Menurutnya, kanal tersebut merupakan bentuk pemanfaatan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi oleh Kemenkeu dalam rangka mempermudah masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya sebagai WP.
Sementara itu, sejak 1 Januari sampai 14 Maret 2022 pukul 08.06 WIB sebanyak 6,1 juta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun 2021 telah dilaporkan.
SPT itu disampaikan oleh 19 juta WP meliputi 17,35 juta WP OP (Wajib Pajak Orang Pribadi) yang mengumpulkan 5,92 juta SPT dan 1,65 juta WP Badan yang melaporkan 183.267 SPT.
Mayoritas WP melaporkannya melalui e-Filling yakni 5,37 juta meliputi 5,32 juta WP OP dan 52.055 WP Badan sedangkan melalui e-Form sebanyak 392.353 SPT meliputi 294.892 SPT WP OP dan 97.461 SPT WP Badan.
Kemudian ada sebanyak 119.558 SPT dilaporkan melalui e-SPT yang meliputi 112.606 SPT WP OP dan 6.952 SPT WP Badan.
Tak hanya itu, terdapat juga WP yang melaporkan secara manual yang tercatat 218 ribu SPT meliputi 191.201 SPT WP OP dan 26.799 SPT WP Badan.
Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Libur panjang, pemerintah hapus sanksi terlambat membayar pajak dan lapor SPT
26 March 2025 9:17 WIB, 2025
DJP Kemenkeu Sulselbartra sudah kumpulkan 773 ribu SPT dari 22,5 juta wajib pajak
11 October 2023 0:51 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Telkomsel fasilitasi sanitasi di Maros guna tingkatkan kualitas hidup masyarakat
21 May 2026 11:43 WIB
Wali Kota Makassar instruksikan hasil "urban farming" bisa pasok kebutuhan MBG
19 May 2026 21:39 WIB