Bulog Nilai Harga Beras di Mamuju Stabil
Jumat, 27 Juli 2012 4:39 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Jajaran Sub-Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) menilai harga beras yang dijual pedagang pada dua pasar tradisional di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terbilang stabil semenjak memasuki bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah.
"Hasil pantauan kami pada dua pasar tradisional di Mamuju menunjukkan naiknya harga beras yang dijual oleh pedagang masih wajar sehingga belum layak untuk dilakukan kegiatan Operasi Pasar (OP)," kata Kepala Sub-Divre Bulog Mamuju, Marhabang di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, beberapa jenis beras yang dijual pedagang memang ada yang bergejolak naik.
Namun begitu, naiknya harga beras tersebut dalam ambang batas yang wajar-wajar karena tidak melampaui hingga diatas 10 persen.
"Jika gejolak harga beras naik melampaui 10 persen maka kami dari Bulog bersedia melakukan OP untuk menstabilkan kondisi harga beras,"katanya.
Ia mengatakan, Petunjuk Teknis pelaksanaan Operasi Pasar (OP) dari Bulog Pusat telah diterima untuk melakukan penertiban harga beras apabila pedagang menaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat khususnya di bulan Ramadhan,
Marhabang mengakui, jika saat ini stok beras yang tersedia di gudang juga terbilang aman untuk menutupi kebutuhan Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima raskin di dua kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Utara.
"Stok beras yang tersedia telah mencapai hingga 1.796 ton atau aman hingga Desember 2012 mendatang," ungkap Marhabang. (T.KR-ACO/Z002)
"Hasil pantauan kami pada dua pasar tradisional di Mamuju menunjukkan naiknya harga beras yang dijual oleh pedagang masih wajar sehingga belum layak untuk dilakukan kegiatan Operasi Pasar (OP)," kata Kepala Sub-Divre Bulog Mamuju, Marhabang di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, beberapa jenis beras yang dijual pedagang memang ada yang bergejolak naik.
Namun begitu, naiknya harga beras tersebut dalam ambang batas yang wajar-wajar karena tidak melampaui hingga diatas 10 persen.
"Jika gejolak harga beras naik melampaui 10 persen maka kami dari Bulog bersedia melakukan OP untuk menstabilkan kondisi harga beras,"katanya.
Ia mengatakan, Petunjuk Teknis pelaksanaan Operasi Pasar (OP) dari Bulog Pusat telah diterima untuk melakukan penertiban harga beras apabila pedagang menaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat khususnya di bulan Ramadhan,
Marhabang mengakui, jika saat ini stok beras yang tersedia di gudang juga terbilang aman untuk menutupi kebutuhan Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima raskin di dua kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Utara.
"Stok beras yang tersedia telah mencapai hingga 1.796 ton atau aman hingga Desember 2012 mendatang," ungkap Marhabang. (T.KR-ACO/Z002)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mentan memastikan operasi pasar tekan harga beras dan lindungi konsumen
24 August 2025 15:31 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PLN optimalkan pasokan listrik dan percepat pemulihan sistem kelistrikan Sulbagsel
08 September 2026 4:35 WIB
Sejumlah bandara alternatif beroperasi 24 jam selama 8 bandara ditutup akibat erupsi GAK
07 September 2026 5:13 WIB
Puluhan penerbangan Makassar-Cengkareng PP terdampak letusan Anak Krakatau
06 September 2026 9:27 WIB
Perusahaan Australia gandeng mitra lokal siapkan rantai pasok rumput laut
06 September 2026 6:15 WIB